Dana DAK Pendidikan SelaarDan Penyaluran Dana Bos TA 2010 Hinggasaat Ini Belum Rampung, Di sinyalir Konsultan Banyak Tahu Terlibat Dalam Pelelangan Proyek Tersebut Sebuah rumah terbakar dijalan W.R Supratman Benteng Selayar, api di duga berasal dari sebuah tungku masak yang tidak dimatikan oleh pemilik rumah. Kerugian di taksir jutaan rupiah, tidak ada korban jiwa Pekerjaan Lapangan Belum Rampung 100%, Panitia Lelang DAK Pendidikan TA 2010 Di Sinyalir Kuat Tidak Melaksanakan Tahapan Survey Rekanan Calon Pemenang" Seorang PNS di pengadilan negeri selayar melaporkan BRI Selayar akibat atm miliknya terdebet tanpa bukti slep yang di tariknya dari mesin anjungan tunai mandiri BRI Selayar Upacara Hari Pramuka 14 Agustus 2011 diperingati Di Kabupaten Kepulauan Selayar dengan pelaksaan apel Pramuka yang di hadiri oleh Bupati Kepulauan Selayar sebagai Pembina Upacara Oknum Petugas Jagawana Di Informasikan oleh warga Jinato Kec.Takabonerate Nyaris Tewas Di amuk Massa akibat melakukan pungutan di wilayah tersebut Proyek DAK Pendidikan TA 2010 Selayar dalam pengadaan Buku Dan Alat Peraga belum rampung sementara dana proyek tersebut telah cair dan telah dilaporkan selesai, FPS : hal ini sama saja pembohongan Keluarga korban pembunuhan di Bonto Datara Selayar meminta Proses penyelidikan pihak berwajib atas kematian yang tidak wajar terhadap korban di kebun dengan alasan dipatok ular atau diamuk sapi ternak milik korban di lanjutkan karena Keluarga Korban sampai saat ini masih belum tahu penyebabnya Gadis berusia kurang lebih 19 Tahun berinisial S" asal Desa Jinato Kecamatan Takabonerate Kabupaten Selayar mendapat perawatan medis di Bagian Kebidanan RSUD Selayar (kuret kandungan yang di infokan usia 5 bulan)pada hari Minggu 31/7 lalu mendapat sorotan serius dari pemuka agama di Benteng Selayar Polres Selayar Temukan 2000 liter premium di gudang dalam area agen pertamina Barugaiya Kecamatan Bontomanai Selayar Pemberangkatan Kapal Fery KMP.Belida yang melayari selat selayar dari pelabuhan Pamatata tujuan pelabuhan Bira dengan muatan Bus penumpang dan barang hingga saat ini masih tertahan dipelabuhan Pamatata akibat tingginya gelombang di Selat Selayar dan cuaca buruk yang tidak dapat diprediksi Ratusan Guru dikecamatan Benteng Selayar hingga saat ini belum terima kekurangan 5% gaji mereka yang seharusnya terbayarkan sejak awal tahun 2011 Sebanyak 3 Ruangan di SMK 1 Benteng Selayar di Bonea, terpaksa melakukan proses belajar tanpa bangku dan meja layaknya siswa sekolah lainnya. Siswa terpaksa melantai bersama guru pengajar Hasil GP Sirkuit Laguna Seca Amerika Senin (25/7) 2011, 1. Casey Stoner (Repsol honda),2. Jorge Lorenzo ( Yamaha), 3 Dany Pedrosa (Repsol Honda) sementara The Doctor Valentino Rossy Di urutan ke 6 Forum Peduli Selayar telah menyampaikan kepada pimpinan TNI di jakarta melalui email terkait adanya hal yang bisa saja mencoreng nama TNI di Kabupaten Kepulauan Selayar dalam permasalahan ketegangan yang terjadi di tengah tengah keluarga Purnawirawan TNI Selayar karena Adanya perintah Dandim untuk mengosongkan lahan perumahan mereka FPS Mendukung pernyataan sikap yang menyayangkan adanya lembaga yang mengetahui atau bisa berkomunikasi dengan buronan pihak berwajib namun tidak melaporkannya FPS: Wakil rakyat selayar malahmendukung kodim untuk biaya dengan menyampaiakn bahwa dewan akan minta kepada Bupati untuk bantu pak Dandim" Hari ini 10 keluarga Purn.TNI mendatangi DPRD Selayar Untuk mengadukan Dandim 1415 Selayar yang dinilai tidak berperasaan Keluarga Purnawirawan TNI Kodim 1415 Selayar yang menerima ancaman rumahnya akan di gusur paksa mendatangi wakil rakyat di DPRD Selayar selanjutnya mengadukan hal tersebut ke Komisi A Kepala Desa Appatanah Kec.Bontosikuyu diperiksa Polsek Bontosikuyu terkait anggaran desa yang di duga fiktif dan anggaran bantuan dari bank dunia Korupsi dengan modus investasi dan kerjasama swasta dengan pemerintah daerah di sinyalir terjadi di kabupaten kepulauan Selayar Keberadaan Kapal latih SMK Kelautan Selayar Dipertanyakan Keberadaannya FPS Siap Layangkan Surat resmi permintaan data kasus dugaan korupsi yang telah diterima oleh penyidik kepolisian dan penyidik kejaksaan negeri Selayar yang hingga saat ini masih dalam penanganan Radio Milik Pemkab Selayar yang didanai oleh APBD Selayar melakukan sejumlah penjualan jasa yang tertuang dalam DPA sejumlah SKPD sehingga diduga kuat telah terjadi duplikasi anggaran yang berbau korupsi
Tampilkan postingan dengan label selayarterkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selayarterkini. Tampilkan semua postingan

Pekerjaan Lapangan Belum Rampung 100%, Panitia Lelang DAK Pendidikan TA 2010 Di Sinyalir Kuat Tidak Melaksanakan Tahapan Survey Rekanan Calon Pemenang"

Written By Indonesia 24 Jam on Minggu, 14 Agustus 2011 | 8/14/2011 12:33:00 PM


Alamat Perusahaan Pemenang Lelang Dan NPWP Yang Tertera Dalam Pengumuman Perlu Pengecekan Ulang Oleh Pihak Berwajib. Untuk Membuktikan Apakah Panitia Melakukan Survey Atau Tidak Maka Perlu Pemeriksaan Data Serta Individu.

Pelaksanaan Penyaluran Buku dan Alat Peraga DAK Pendidikan Selayar 2010 Disinyalir Belum  Rampung 100%, sementara di informasikan bahwa pencairan anggaran proyek tersebut oleh para penerima DAK telah dicairkan 100% dan yang mengherankan karena bendahara Diknas Selayar turut ikut melakukan pengurusan proses pencairannya padahal sebetulnya mekanisme pencairan adalah kepala sekolah yang melakukan pencairan setelah menerima seluruh pesanan di serahkan oleh penyedia yang di tunjuk. Selanjutnya disebutkan pula bahwa pembuktian dari belum rampungnya pelaksanaan proyek pendidikan ini dapat dipertanyakan ke pihak sekolah sekolah penerima,  setidaknya seluruh nota pesanan baik buku dan alat peraga perlu pengecekan pihak berwajib atau pengawas pelaksanaan anggaran pendidikan ini, karena dari seluruh kepala sekolah penerima, beberapa diantaranya mengaku hanya bisa mengiya dan patuh pada atasan. Apalagi memang beberapa anggaran sekolah telah di potong duluan oleh bendahara diknas ujar sumber".
Hingga saat ini sebagian kepala sekolah penerima bantuan pengadaan buku dan alat peraga yang dananya bersumber dari Dana alokasi Khusus Bidang Pendidikan APBN 2010 di kabupaten Kepulauan Selayar mengaku belum rampung tanpa alasan yang jelas, ujar Sigit Sugiman, jurubicara Forum Peduli Selayar kepada wartawan.
Lebih lanjut  dijelaskan bahwa FPS yang memang merupakan lembaga pengawasan dan pemantau Dunia pendidikan Selaar, yang  secara khusus telah melakukan pantauan terhadap sejumlah kegiatan dan  proyek di bidang pendidikan yang nilainya tidak sedikit setiap tahunnya.
Sangat rentan terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran. Khususnya saat proses lelang dan proses penyiapan hingga penyalurannya yang sampai saat ini belum kelar 100%.  Dari hasil evaluasi FPS sejak proyek ini dilelagkan telah mendapat sorotan dan laporan dari para rekanan yang kemudian digugurkan oleh panitia, misalnya ada dugaan main mata antara pihak panitia, kepala dinas dan rekanan yang hingga saat ini kami sementara rampungkan data, rekaman dan laporan via email yang kami terima akan kami lanjutkan ke pihak kepolisian untuk dilakuka pemeriksaan. Sementara itu kami juga akan bersurat kepada pihak pemerintah mengenai waktu pelaksanaan serta permintaan ke pihak berwajib dan Inspektorat daerah untuk melakukan pengecekan semua jenis barang yang terdaftar di adakan oleh rekanan. Karena disini sangat rentan terjadi mark up harga dan pemalsuan buku serta alat peraga yang tidak sesuai spesifikasi dalam petunjuk tehnis pelaksanaan, ujar Sigit yang sempat menyebutkan bahwa ada  hal yang paling secret dalam pelaksanaan Dak pendidikan tahun ini, dimana tersebut nama "seorang petinggi  institusi hukum" dibalik  pelaksanaan proyek ini, dan yang lebih mengagetkan saat  cerita  keterlibatannya dalam proyek DAK Pendidikan ini di kaitkan dengan nama seorang pejabat Selayar  yang anaknya tersandung  dugaan  kasus  korupsi  proyek pengadaan TA 2010 sebagai tersangka. Berkembang info warkop bahwa Proyek DAK Pendidikan TA2010  khususnya pengadaan Buku senilai kurang lebih 7 Miliar Rupiah  di jadikan nilai tukar sekiranya proses hukum dan kelanjutan proses kasusnya di peti eskan atau anaknya tidak di tahan walaupun statusnya adalah  seorang tersangka," Kebenaran informasi ini sementara dalam pengembangan tim kami. Bila betul maka langsung akan kami serahkan ke pihak berwajib.
Sementara itu dari hasil konfirmasi ke Dinas pendidikan nasional kabupaten Selayar menyebutkan bahwa proyek  DAK Pendidikan TA2010 hingga saat ini belum rampung  dilapangan dan sementara juga menunggu informasi tambahan dari rekanan yang berjanji akan menyelesaikan nota pesanan ke sejumlah sekolah yang belum lengkap sesuai nota pesanan. Termasuk adanya praktek paket gajah dalam pelaksanaan penyaluran buku buku DAK dan Buku BukuBos oleh rfekanan ke sekola sekola penerima. Sementara itu disebutkan juga bahwa  yang banyak mengetahui proses proyek ini adalah kepala Dinas lama yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas social kabupaten Selayar, dimana kepindahan tugasnya sebagai kepala skpd,  juga adalah imbas dari proyek ini, ujar sumber yang tidak mau di sebut namanya(*)

M Riza Damanik : Bagaimana Praktik Lapangan Harus Di Awasi


Pelaksanaan Putusan MK Harus Dikawal



Masyarakat harus mengawal pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan ketentuan hak pengusahaan perairan pesisir atau HP3 dalam Undang-undang nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Pengawalan diperlukan agar hak-hak konstitusional warga negara, terutama nelayan dan masyarakat pesisir tetap terlindungi.

Sekretaris Jendral Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan M Riza Damanik di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2011), mengatakan, kemenangan pihak penggugat yang terdiri dari sembilan organisasi kemasyarakatan dan 27 nelayan itu baru di atas kertas. Karena itu, bagaimana praktik di lapangan harus diawasi.

Riza mengatakan, ada kekhawatiran, pelaksanaan putusan tersebut tidak memerhatikan substansi bahwa pengelolaan bumi, air dan kekayaan alam digunakan sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat. Istilah HP3 misalnya, potensial diganti dengan istilah lain, tetapi dengan prinsip yang sama.

HP3 mengandung semangat privatisasi serta semakin meminggirkan masyarakat nelayan dan pesisir. "Padahal hak akses untuk melintas, hak atas lingkungan yang sehat, dan hak untuk memanfaatkan sumber daya pesisir oleh masyarakat tradisional dijamin oleh konstitusi," ujar Riza.

Riza menyebutkan, ada 33 peraturan daerah (perda) di Indonesia yang mengatur tentang hak pengusahaan perairan dan pesisir. Pada praktiknya, belum t entu pemerintah setempat berinisiatif untuk merevisi, karena itu, masyarakat harus berperan aktif.

Ketua Panitia Khusus Pembahasan Raperda Pengelolaan Pesisir dan Perikanan Agung Budi Margono, mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerinta h kota. Draft Raperda akan dikembalikan untuk direvisi.

Raperda yang mulai dibahas awal 2010 lalu itu memiliki 214 pasal, dengan tujuh pasal diantaranya mengatur tentang HP3. Agung berharap ketujuh pasal tersebut dapat dibatalkan.

Di Kota Semarang, Agung menyebutkan, dari 26 kilometer garis pantai, tidak ada sejengkal pun yang dikuasai oleh pemerintah kota. Selain untuk kawasan pelabuhan dan bandara, sebagian besar dikuasai pihak swasta, dan sebagian lagi milik rakyat. "Ini sangat rawan, sebab bagaimana pemerintah bisa menjamin pengelolaan pesisir untuk kemakmuran rakyat?" tutur Agung.

Sekretaris Jenderal Indonesian Human Rights Committee for Social Justice Gunawan, menuturkan, putusan MK tersebut juga dapat digunakan sebagai dasar untuk menggugat izin-izin pengelolaan pesisir yang sudah dikeluarkan sebelumnya. "Dulu namanya memang bukan HP3, tetapi jika praktiknya ternyata melanggar konstitusi, seharusnya bisa digugat," katanya. (*)





Rute Selayar Dilayani Pesawat Pariwisata

Written By Indonesia 24 Jam on Rabu, 10 Agustus 2011 | 8/10/2011 11:44:00 PM


Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memperkenalkan Taman Nasional Takabonerate di Kabupaten Kepulauan Selayar , terus dilakukan.

Salah satunya dengan menghadirkan pesawat khusus untuk wisatawan. Rencananya,pesawat yang akan menerbangi rute Makassar- Selayar ini, akan beroperasi 2012 dan dikhususkan untuk mengangkut wisatawan mancanegara. Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan, penyediaan pesawat pariwisata ini menjadi bentuk keseriusan Pemprov Sulsel mengingat objek wisata Takabonerate yang mulai banyak menarik minat turis mancanegara. “Insya Allah tahun 2012 sudah ada pesawat khusus pariwisata dengan rute Makassar- Selayar. Pesawat ini berkapasitas 12 penumpang,” ungkapnya saat melakukan safari Ramadan di Kabupaten Selayar kemarin.

Mantan Ketua DPRD Sulsel ini mengatakan, hal ini dilakukan untuk memudahkan transportasi menuju ke Takabonerate. Selama ini, akses menuju kawasan wisata laut tersebut sangat sulit baik melalui darat maupun laut. Selain itu, jarak tempuh juga menjadi factor penghambat, sehingga jumlah kunjungan wisatawan sangat minim. Sekadar diketahui, Taman Nasional Laut Takabonerate yang luasnya mencapai 320 hektare dan merupakan taman nasional laut terbesar di Indonesia serta terbesar ketiga di dunia.

“Dengan hadirnya pesawat buatan Amerika ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ini,”ujar Agus dihadapan para kepala desa, camat, serta pejabat di jajaran Pemkab Kepulauan Selayar. Selain itu, pesawat pariwisata tersebut lama beropersi di Papua dan memiliki kemudahan operasional karena tidak membutuhkan landasan pacu yang panjang, sehingga sangat proporsional untuk dioperasikan di Bandara Selayar saat ini.

Pemprov Sulsel juga tengah meningkatkan potensi objek wisata di Takabonerate dengan terus membenahi infrastruktur, termasuk landasan pacu dan jalan yg menghubungkan ke objek wisata satu ke objek wisata lainnya, agar para turis senang berkunjung di lokasi tersebut. Secara khusus, Agus juga memuji pertumbuhan ekonomi Kepulauan Selayar yang telah mampu mencapai 8,1% atau berada oada posisi ke empat tertinggi dari 24 kabupaten/ kota di Sulsel.

“Saya berharap diakhir 2011 ini, pertumbuhan ekonomi Sulsel akan mencapai 9% dan keberhasilan itu tidak lepas adanya dukungan kabupaten/ kota di Sulsel,dengan terus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui program pembukaan lapangan kerja pada semua sektor,”bebernya.(*)

Suamiku Jalan Dengan Mahasiswa Stikes,

Written By Indonesia 24 Jam on Rabu, 03 Agustus 2011 | 8/03/2011 03:06:00 PM

Hj.Iin (disamarkan) ibu muda 2 anak asal Desa Jinato Kecamatan Takabonerate kabupaten kepulauan Selayar hanya bisa menunduk lesu saat mendengar rekaman pembicaraan suaminya N dengan seorang perempuan berinisial P 21 thn yang belakangan diketahui adalah seorang mahasiswi smester 5 STIKES PANRITA LOPI BULUKUMBA Kelas Selayar yang berada di Kabupaten Bulukumba. Sungguh membuat hati saya remuk redam dan sepertinya saya tidak akan pernah menerima hal ini, tutur Iin yang terlihat sangat sedih sambil memangku anak perempuannya yang kedua berusia 2 tahun. Iin melanjutkan bahwa suaminya bekerja sebagai pedagang ikan hidup yang selama ini telah membuat kehidupan mereka boleh dibilang cukup mapan di antara warga Jinato. Tabiat suaminya akhir akhir ini memang sangat jauh beda waktu pertama kali bertemu. malah boleh di kata, sebagian besar waktu suaminya berada di luar kampung. Awalnya saya belum dan tidak pernah curiga kalaupun banyak yang telah membisikkan kelakuan Bapak dari anak anaknya, malah informasi terakhir yang didengar dari kawan dekat perempuan tega yang telah mempermainkan rumah tangga Iin bahwa Suaminya N" telah melangsungkan pernikahan dengan P wanita perawat tersebut namun hal ini pun di tepisnya bahwa dirinya tidak akan percaya bila tidak melihat langsung dengan mata kepala sendiri, sehingga untuk membuktikannya saya harus ke makassar sekireanya bisa dekat dengan suami yang sangat di cintainya.

Malang tak dapat di tolak, untung tak dapat diraih, tiba tiba seorang teman Iin memperdengarkan sebuah rekaman pembicaraan telepon antara suaminya dan P" yang isinya sangat memalukan serta sebagian besar adalah pembicaraan konyol berbau tabu yang telah mereka lakukan selama ini, selain itu Iin juga m,elihat dan diberi selembar foto yang gambarnya adalah gambar esra antarasuaminya dan P". Remuk sudah semuanya, harapan hidup bahagia bersama anak anak dan suami tercinta buyar semuanya. Entah apa yang harus kulakukan , yang pasti saya tidak akan pernah mau menerima kenyataan ini. Terkahir saat semuanya ku utarakan ke suamiku, saya malah mendapat kata kata sercaan dan hinaan yang di tutup dengan asu atau anjing. 

Putra Selayar Meninggal Dunia

Written By Indonesia 24 Jam on Senin, 25 Juli 2011 | 7/25/2011 07:20:00 AM


Kapolrestabes Makassar Mendadak Meninggal

Kapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kombes Pol Muhammad Nur Samsul mendadak meninggal, Ahad (24/7) sekitar pukul 02.30 waktu setempat. Diduga almarhum meninggal akibat gangguan pernapasan. Muhammad Nur sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Akademis Makassar.

Kabar meninggalnya Kapolrestabes Makassar membuat keluarga almarhum berduka. Saat jasad Muhammad Nur tiba di rumah duka di Jalan Cendrawasih, Makassar, istri almarhum Ester Folla tak kuasa menahan tangis.

Setelah disalatkan jenazah mantan Kapolres Kediri ini diserahkan keluarga pada pihak kepolisian yang diterima Kapolda Sulselbar Irjen Pol Johni Waenal Usman. Selanjutnya jenazah diberangkatkan menuju Bandara Hasanuddin, Makassar sebelum diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur. Rencananya jenazah akan dikebumikan di taman pemakaman umum Kelintang Surabaya Selatan siang ini.

Muhammad Nur Samsul kelahiran Selayar 5 Oktober 1962 merupakan alumni Akademi Kepolisian pada 1987. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Sebelum meninggal Muhammad Nur telah menjabat Kapolrestabes Makassar selama hampir sembilan bulan.

Wakapolrestabes Makassar AKBP Endi Sutendi yang ikut mengantar jenazah ke Surabaya mengaku sangat kehilangan dan tidak menyangka jika almarhum yang masih sempat menghadiri acara pernikahan tiba-tiba meninggal.(IAN)

Suasana Haru Dan Histris Mewarnai Mengantar Jenazah Kartini Ke Pemakaman

Written By Indonesia 24 Jam on Rabu, 11 Mei 2011 | 5/11/2011 02:18:00 AM

Ribuan Keluarga Dan Kerabat Serta Warga Antar Kartini Ke Peristirahatan Terakhir


 Ribuan keluarga dan kerabat Kartini yang tertembak dan diduga dilakukan oleh Briptu Dedi Arsandi anggota Polsek Pasimarannu Polres Selayar yang tidak lain adalah suaminya sendiri mendapat simpati yang luar biasa dari  warga kabupaten Kepulauan Selayar. terbukti sejak kedatangan jenazah setelah otopsi pada Senin petang (9/5) hingga ke pemakaman di Benteng Selayar, terpantau ribuan pelayat dengan keharuan yang tidak dapat disembunyikan dari wajah masing masing tampak sekali, dan hal ini bertahan hingga jenazah Kartini di kuburkan, warga tidak bergeming dari lokasi pemakaman dan rumah duka. 
Sementara itu hingga saat ini Briptu Dedi Arsandi yang di diduga sebagai pelaku penembakan terhadap istrinya masih terus mendapat pemeriksaan intensif di Mapolres Selayar termasuk sejumlah anggota polsek pasimarannu dimintai keterangan terkait kasus ini.

Dari hasil pengumpulan informasi bahwa proyektil dan hasil otopsi telah ditangan penyidik namun hingga saat ini belum diketahui hasil lengkap otopsi jenazah Kartini di RS.Bhayangkara Makassar pada Minggu (8/5) kemarin.

Kartini (alm) adalah seorang ibu muda berusia 29 tahun. Kartini meninggal dunia dengan meninggalkan 2 orang anak berusia balita. yang pertama adalah anak laki laki berusia kurang lebih 1 tahun dan anak ke 2 masih berusia 9 bulan. Dikhabarkan dan santer dibicarakan oleh kerabat serta warga bahwa Kartini sementara mengandung janin berusia 2 bulan"



Berita Terkini Bupati Kepulauan Selayar

Written By Indonesia 24 Jam on Senin, 09 Mei 2011 | 5/09/2011 02:50:00 AM



Warga Bulukumba Usir Bupati Selayar

Ribuan warga Tanah Beru, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan terpaksa memblokir jalan Bupati Selayar, Syahrir Wahab yang ikut terjebak di tengah jalan trans sulawesi yang telah ditutup oleh warga. Warga menutup ruas jalan tersebut dengan merentangkan kain sepanjang 100 meter dan menanam pohon pisang ditengah jalan yang berlubang.

Pantauan Kompas.com di lapangan, pengusiran itu dilakukan setelah Bupati Selayar menolak untuk memberikan orasinya di depan ribuan warga yang sedang berunjuk rasa, terkait perbaikan jalan yang menghubungkan tujuh kabupaten di bagian selatan.

"Menurut Pak Gubernur, jalan ini sudah ada anggarannya, tinggal prosedurnya yang akan dijalani dan saya akan ikut bicara dengan Pak Gubernur mengenai jalan ini. Kepada beliau saya sudah katakan biasanya jarak yang saya tempuh empat jam, namun sekarang sudah tujuh jam lebih dari pelabuhan Bulukumba ke Kota Makassar," kata Syahril saat didesak oleh warga untuk menyampaikan orasi dalam bentuk dukungan perbaikan jalan, Minggu (8/5/2011) siang.

Menurut warga, apa yang diucapkan Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo kepada Bupati Selayar sudah merupakan janji-janji Gubernur tiga tahun lalu kepada warga namun sampai saat ini, jalan yang merupakan akses wisata internasional tak kunjung diperbaiki. Karena tidak diizinkan jalan, kendaraan yang ditumpangi Bupati Selayar dengan plat merah bernomor polisi DD 1 J ini terpaksa harus mencari jalan alternatif agar bisa keluar dari kerumunan warga yang telah menutup jalan sepanjang tiga kilo meter.

Selain merentangkan kain putih dengan berbagai tulisan serta menanam pohon pisang ditengah jalan, warga juga menggunakan jaring nelayan dan memalang jalang dengan menggunakan bambu, agar kendaraan tidak baik roda dua hingga roda empat tidak dapat melewati jalan tersebut. Bahkan warga juga membakar sejumlah ban bekas di tengah jalan. Namun aparat kepolisian baik dari Polsek Bontobahari dan Polres Bulukumba langsung memadamkan api yang telah membakar sejumlah ban bekas tersebut.

Aksi pemblokiran jalan yang dimulai sekitar pukul 09.00 dan baru berakhir pada pukul 13.00 waktu setempat baru berakhir setelah puluhan satuan pengendali huru hara dikerahkan untuk membubarkan warga.

Ini merupakan aksi yang ketiga kalinya mereka lakukan, namun tak pernah digubris oleh pemerintah. Warga khususnya yang bermukim di Tanah Beru akan terus turun ke jalan dan menutup jalan akses pelabuhan penyebrangan Bira, pantai pasir putih dan pembuatan kapal pinisi yang sering dilewati oleh turis manca negara maupun turis lokal, sampai perbaikan jalan sepanjang 17 kilometer dilakukan. (Sumber  : KOMPAS. Com)

Proyek Swasta Daerah Kontribusi 60 M Dollar

Written By Indonesia 24 Jam on Selasa, 05 April 2011 | 4/05/2011 10:32:00 AM

60 Miliar Dolar dari Proyek Swasta Daerah

(ANTARA News) - Kamar Dagang dan Industri Indonesia sebagai mitra pemerintah menggalang potensi dana sebesar 60 miliar dolar AS dari partisipasi dan kontribusi proyek-proyek swasta di daerah.

"Dana sebesar 60 miliar dollar bisa dimanfaatkan dari partisipasi dan kontribusi proyek-proyek swasta di daerah," ujar Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto usai penutupan Rapat Pimpinan Nasional Kadin di Hotel Clarion Makassar, Minggu.

Ia mengatakan, Kadin bersama pemerintah telah mempersiapkan penyelenggaraan "Infrastructure Summit 2011" bulan ini dengan maksud untuk mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur diberbagai daerah.

Diungkapkannya, Kadin sebagai mitra pemerintah akan memainkan peran aktif dengan menggalang potensi dari dunia usaha untuk berpartisipasi dan berkontribusi langsung dalam proyek-proyek yang termasuk dalam rencana induk tersebut.

Sedangkan pemerintah sendiri telah meluncurkan Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi melalui enam pintu koridor ekonomi.

Enam wilayah koridor ekonomi yang dimaksud adalah Sumatera Timur, Pantai Utara Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat, dan Papua.

"Jadi fokus tim ekonomi pemerintah saat ini adalah mempercepat laju perluasan pembangunan ekonomi nasional," katanya.

Terkait dengan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan percepatan pertumbuhan wirausaha baru, Kadin telah melakukan berbagai pendekatan untuk memberdayakan UMKM dan mencetak wirausaha baru.

"Gerakan kewirausahaan nasional yang diharapkan dapat mendorong pemberdayaan UMKM dan percepatan pertumbuhan wirausaha baru," katanya.

Taman Nasional Takabonerate Selayar Tetap Jadi Idola Pariwisata

Written By Indonesia 24 Jam on Senin, 04 April 2011 | 4/04/2011 10:21:00 PM

Kawasan Takabonerate Telah Direhabilitasi
Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar H Syahrir Wahab MM, melalui Kepala Balai TN Taka Bonerate Ir Noel Layuk Allo MM, menjelaskan bahwa sudah dilakukan perbaikan atau rehabilitasi terumbukarang di Pulau Rajuni dan Pulau Jinato, sebagai bagian dari kawasan inti TN Taka Bonerate.

Tingkat pertumbuhan kelestarian karang dikawasan tersebut sudah mencapai diatas rata rata 41 persen. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, juga telah memberikan perhatian khusus kepada pengembangan dan pengamanan kawasan Taman Nasional (TN) Taka Bonerate, yang diprioritaskan untuk pengembangan pariwisata.
Hal itu ditegaskan Noel Layuk dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Taman Nasional Taka Bonerate yang berlangsung di ruang rapat pimpinan (Rapim) kantor bupati Jumat (1/4) lalu.
Hadir dalam rakoor TN Taka Bonerate, yang dibuka secara resmi Bupati Kepulauan Selayar H Syahrir Wahab MM, yakni Dandim 1415 Letkol Inf Nefra Firdaus SE, Kapolres AKBP Setiadi SH MH, dan Camat Taka Bonerate Ince Rahman,
Sementara kerusakan terumbukarang dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan dari tahun 2008 hingga sekarang. Rapat koordinasi tersebut diikuti 40 orang peserta. (*)

Popular Posts

Cari Blog Ini