Dokumentasi Korban Tertembak Di Selayar Saat Tiba Dirumah Duka
Written By Indonesia 24 Jam on Minggu, 08 Mei 2011 | 5/08/2011 12:06:00 PM
Peluru Pistol Anggota Polsek Pasimarannu Tewaskan Bu Guru SDI Bonerate Selayar Ironisnya Mereka Ternyata Pasutri
Written By Indonesia 24 Jam on Sabtu, 07 Mei 2011 | 5/07/2011 05:40:00 AM
Ledakan Besar Itu Ternyata Suara Tembakan Yang Menewaskan Bu Guru Kartini
Beberapa saat sebelum waktu shalat Jumat (6/5) atau setidaknya pukul 11.30 Wita , tiba tiba terdengar ledakan cukup besar yang berasal dari rumah ibu guru Kartini, sontak membuat tetangga khususnya para ibu rumah tangga dan anak anak keluar rumah, malah ada yang mendatangi sumber ledakan. Betapa terkejutnya ketika beberapa saat setelah itu berlalu tiba tiba teriakan bersambung menggunakan bahasa daerah Bonerate bersahut sahutan di iringi tangisan dari sejumlah wanita yang saat itu kebetulan telah berada di sekitar rumah BuKartini yang saat saya melangkah mendekati rumah kulihat darah berceceran memenuhi lantai rumah Bu Kartini yang kemudian ku tahu bahwa ledakan yang terdengar tersebut berasal dari sebuah pistol yang telah menewaskan Bu Kartini demikian sumber MC-I saat dihubungi kembali oleh redaksi setelah sumber mengirim sms ke layanan sms MC-I beberapa menit sebelumnya. Sempat ada khabar bahwa korban bunuh diri namun setelah hal tersebut di konfirmasi ke salah seorang anggota polsek Pasimarannu yang bertugas pada hari jumat siang , kemudian di ketahui bahwa Kartini bukan bunuh diri akan tetapi tertembak pada alis bagian kiri atas tembus ke kepala bagian belakang.Dari hasil penuturan sumber media ini, sekitar pukul 12.30 Wita, ratusan bahkan ribuan warga Bonerate kecamatan Pasimarannu Kabupaten Kepulauan Selayar tumpah di TKP. Hal yang sama juga terjadi saat korban Kartini di bawa ke Puskesmas Bonerate yang tak jauh dari tkp untuk kepentingan visum. Sebagian besar dari warga adalah orang tua murid Bu Kartini semasa hidup dan tentu saja suasana sedih, duka mewarnai tempat tersebut.
Sementara itu, suami korban yang juga adalah seorang personil kepolisian Selayar yang bertugas di polsek pasimarannu (Bonerate) diduga sebagai pelaku penembakan langsung diamankan di Mapolsek.
Dari hasil laporan kontributor MC-I Pasimarannu melaporkan bahwa kerumunan warga di Puskesmas Bonerate tidak beranjak hingga dinihari . Warga rela menunggui jenazah Bu Kartini yang akan di pulangkan ke keluarganya di ibu kota Benteng Selayar dengan menggunakan perahu. Namun hingga berita ini di turunkan, belum ada informasi mengenai perahu dan jadwal keberangkatannya dari dermaga Bonerate. Diperlukan sedikitnya 14 jam pelayaran laut dari pulau Bonerate kecamatan Pasimarannu ke Pelabuhan benteng Selayar. Dan rencananya jenazah korban akan di kawal pihak berwajib serta keluarga korban dalam pelayaran. Hal ini juga di benarkan oleh anggota reskrim polsek pasimaranu, Bripka Malik yang di huibungi melalui telepon.
Malik menjelaskan bahwa hingga pukul 19.00 wita pada Jumat kemarin, belum ada kepastian tumpangan. Dan pihak kepolisian akan terus berupaya. Sekitar pukul 22.00 Wita, saat di hubungi kembali, hp[ pak Malik tidak aktif.(sumber : Selayar terkini)
Oknum Anggota Polsek Pasimarannu Selayar Dor Istri Hingga Tewas
Seorang guru sekolah dasar bernama Indar Hajrah Kartini tewas tertembak, siang tadi. Diduga, warga Desa Takabonerate, Kecamatan Passimarannu, Selayar itu meregang nyawa setelah tertembak oleh pistol suaminya, Brigadir Satu Dedy Arsandi.
Berita terkait
Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.30 wita. Sumber menyebutkan, korban tewas dengan luka tembak di pipi kiri tembus kepala bagian belakang. Tetangga korban mendengar letusan dalam rumah korban. Sesaat kemudian, suami korban keluar sambil menggendong istrinya yang berlumuran darah.
Saat kejadian, Arsandi baru tiba di rumahnya. Anggota Kepolisian Sektor Passimarannu itu dalam persiapan untuk salat Jumat. Arsandi lalu menyimpan pistolnya di ranjang tepat di bawah bantal. Berselang beberapa saat, korban lalu berusaha mengambil pistol itu.
Mengetahui ulah istrinya, Arsandi berusaha merampas senjata api itu kembali. Diduga, pasangan suami istri ini terlibat rebutan pistol jenis revolver kalibar 38 itu. Tak ayal, pistol tersebut meletus. Celakanya, letusan timah panas dari moncong pistol tepat mengenai pipi korban dan tembus hingga kepala. "Nyawa korban tidak dapat diselamatkan. dia tewas di lokasi kejadian," ujar seroang warga bernama Anton yang dihubungi via telepon.
Belum diketahui secara pasti pemicu insiden itu. Namun Anton yang bertetangga dengan korban, menyebutkan persiteruan pasangan suami istri ini diduga dipicu kekurangharmonisan dalam rumah tangga. Beberapa hari belakangan ini keduanya kerap terlibat cekcok dan adu mulut.
Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Selayar Ajun Komisaris Besar Setiadi yang dihubungi membenarkan informasi itu. Menurut dia, jenazah korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Tana Doang, Selayar."Jenazah akan diotopsi untuk memastikan tewasnya korban," ujar Setiadi.
Perwira menengah Polda Sulawesi Selatan dan Barat ini mengatakan suami korban sudah diamankan untuk diproses di unit Provos Polres Kepulauan Selayar. Pistol milik oknum polisi tersebut juga telah disita.(TEMPO Interaktif)
Berita terkait
Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.30 wita. Sumber menyebutkan, korban tewas dengan luka tembak di pipi kiri tembus kepala bagian belakang. Tetangga korban mendengar letusan dalam rumah korban. Sesaat kemudian, suami korban keluar sambil menggendong istrinya yang berlumuran darah.
Saat kejadian, Arsandi baru tiba di rumahnya. Anggota Kepolisian Sektor Passimarannu itu dalam persiapan untuk salat Jumat. Arsandi lalu menyimpan pistolnya di ranjang tepat di bawah bantal. Berselang beberapa saat, korban lalu berusaha mengambil pistol itu.
Mengetahui ulah istrinya, Arsandi berusaha merampas senjata api itu kembali. Diduga, pasangan suami istri ini terlibat rebutan pistol jenis revolver kalibar 38 itu. Tak ayal, pistol tersebut meletus. Celakanya, letusan timah panas dari moncong pistol tepat mengenai pipi korban dan tembus hingga kepala. "Nyawa korban tidak dapat diselamatkan. dia tewas di lokasi kejadian," ujar seroang warga bernama Anton yang dihubungi via telepon.
Belum diketahui secara pasti pemicu insiden itu. Namun Anton yang bertetangga dengan korban, menyebutkan persiteruan pasangan suami istri ini diduga dipicu kekurangharmonisan dalam rumah tangga. Beberapa hari belakangan ini keduanya kerap terlibat cekcok dan adu mulut.
Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Selayar Ajun Komisaris Besar Setiadi yang dihubungi membenarkan informasi itu. Menurut dia, jenazah korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Tana Doang, Selayar."Jenazah akan diotopsi untuk memastikan tewasnya korban," ujar Setiadi.
Perwira menengah Polda Sulawesi Selatan dan Barat ini mengatakan suami korban sudah diamankan untuk diproses di unit Provos Polres Kepulauan Selayar. Pistol milik oknum polisi tersebut juga telah disita.(TEMPO Interaktif)
Berita Tentang Ikan Berwajah Manusia Sedot Ratusan Pengunjung
Written By Indonesia 24 Jam on Jumat, 06 Mei 2011 | 5/06/2011 04:51:00 AM
Sejak dua pekan terakhir, rumah Jumaring warga Desa Garanta Kecamatan Ujungloe, Bulukumba ramai didatangi ratusan orang dari berbagai daerah sejak dia menemukan ikan aneh yang berwajah dan berperilaku seperti manusia.
Ikan aneh tersebut memiliki kepala mirip manusia. Kelaminnya juga mirip organ vital wanita. Ikan aneh ini ditemukan Jumaring di muara sungai Ujung Loe saat tengah bermain pada pertengahan April lalu.
"Saya temukan ikan ini ketika sedang bermain-main di air dalam muara, saat saya dekati dia juga mendekat, lalu karena bentuknya aneh, saya yakin ini sejenis ikan duyung, saya membawanya pulang dan saya pelihara di kolam," jelas Jumaring.
Menurut Jumaring, ikan itu itu memiliki sifat dan perilaku seperti layaknya seorang gadis. Ikan duyung akan merasa malu jika banyak orang yang melihatnya.
Ikan itu juga akan kerap tidur telentang jika sudah terlalu lama bermain-main layaknya orang yang tengah melepas lelah. "Biasanya kalau dia sudah lelah, saya beri makan telur masak, kalau tidak nantinya di marah dan ngambek," ujarnya.
Saking sayangnya Jumaring pada Putri Duyung, setiap hari Jumaring rela menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli telur ayam dan makanan ringan kegemaran duyung.
Jumaring memiliki kepercayaan, ikan duyung yang dimilikinya itu adalah Putri Duyung yang selama ini melegenda. Jumaring memperkirakan, usia ikan duyungnya itu sekitar 15 tahun sampai 17 tahun.
"Saya menemukan ikan ini berawal dari mimpi. saat itu sebelum menemukan ikan, saya bermimpi bertemu dengan putri duyung," paparnya.
Sejak Putri Duyung hadir di kehidupan Jumaring, dalam setiap hari dapat dipastikan ratusan warga berdatangan ke rumah Jumaring hanya untuk melihat keanehan ikan duyung milik Jumaring. Bahkan beberapa hari lalu Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan dan istrinya menyempatkan diri datang melihat ikan duyung tersebut.
Saking banyaknya pengunjung, Jumaring pun terpaksa memasang tarif dua ribu rupiah kepada setiap pengunjung yang datang. "Lumayan, uang yang saya dapat untuk membeli makanan kesukaan putri duyung" ujarnya. (Bulukumba, RCAnews )
Ikan aneh tersebut memiliki kepala mirip manusia. Kelaminnya juga mirip organ vital wanita. Ikan aneh ini ditemukan Jumaring di muara sungai Ujung Loe saat tengah bermain pada pertengahan April lalu.
"Saya temukan ikan ini ketika sedang bermain-main di air dalam muara, saat saya dekati dia juga mendekat, lalu karena bentuknya aneh, saya yakin ini sejenis ikan duyung, saya membawanya pulang dan saya pelihara di kolam," jelas Jumaring.
Menurut Jumaring, ikan itu itu memiliki sifat dan perilaku seperti layaknya seorang gadis. Ikan duyung akan merasa malu jika banyak orang yang melihatnya.
Ikan itu juga akan kerap tidur telentang jika sudah terlalu lama bermain-main layaknya orang yang tengah melepas lelah. "Biasanya kalau dia sudah lelah, saya beri makan telur masak, kalau tidak nantinya di marah dan ngambek," ujarnya.
Saking sayangnya Jumaring pada Putri Duyung, setiap hari Jumaring rela menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli telur ayam dan makanan ringan kegemaran duyung.
Jumaring memiliki kepercayaan, ikan duyung yang dimilikinya itu adalah Putri Duyung yang selama ini melegenda. Jumaring memperkirakan, usia ikan duyungnya itu sekitar 15 tahun sampai 17 tahun.
"Saya menemukan ikan ini berawal dari mimpi. saat itu sebelum menemukan ikan, saya bermimpi bertemu dengan putri duyung," paparnya.
Sejak Putri Duyung hadir di kehidupan Jumaring, dalam setiap hari dapat dipastikan ratusan warga berdatangan ke rumah Jumaring hanya untuk melihat keanehan ikan duyung milik Jumaring. Bahkan beberapa hari lalu Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan dan istrinya menyempatkan diri datang melihat ikan duyung tersebut.
Saking banyaknya pengunjung, Jumaring pun terpaksa memasang tarif dua ribu rupiah kepada setiap pengunjung yang datang. "Lumayan, uang yang saya dapat untuk membeli makanan kesukaan putri duyung" ujarnya. (Bulukumba, RCAnews )
5 Hari Kerja Di Selayar
Banyak Yang Gunakan Hari Jumat -Sabtu Sebagai Kesempatan Pulkam
Sejak pemberlakuan 5 hari kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar beberapa bulan terakhir, banyak pegawai yang kerap menggunakan kesempatan pada hari Jumat hingga hari Minggu pulang kampung, khususnya bagi pegawai yang tanah kelahirannya atau keluarganya berada di luar Selayar. Berangkat dengan mengunakan bus umum keluar Selayar memakan waktu sehari karena harus mengikuti jadwal kapal feri yang berangkat pada pagi harinya, sehingga pada hari jumat tersebut dapat dipastikan oknum pegawai yang berangkat pagi dengan bus umum tidak masuk kantor alias alpa, ataukan menggunakan alasan lain tentunya. lain halnya bila pegawai tersebut menggunakan kendaraan pribadi, karena dapat menggunakan trip kapal fery yang ke dua pada siang harinya,selepas shalat Jumat. Sehingga pegawai tersebut sempat masuk mengisi absen setengah hari, tepat pada jam istirahat kantor baru meluncur menuju pelabuhan fery pamatata.
Jumat sore hingga Sabtu dapat digunakan berkumpul dengan keluarga, dan pada minggu paginya kembali melalui jalur yang sama dan pada hari senin masuk kantor seperti biasanya. Hal ini tidak saja dilakukan oleh pegawai pemkab akan tetapi merata bagi pegawai yang kampung halamannya berada di wilayah selatan jazirah sulawesi. kabupaten kepulauan Selayar sebagai tempat bekerja dan mencari hidup untuk keluarga dan pulang kampung setidaknya untuk berkumpul dengan keluarga setiap 2 kali sebulan sudah lumayan ujar Ikbal (samaran) salah seorang PNS di salah satu bidang tugas Pemkab Selayar. lain lagi dengan sejumlah pejabat lainnya yang masih melanjutkan kuliahnya di Makassar, mereka harus bergantian berangkat kuliah setiap minggunya. Dan yang sangat jelas terlihat disaat sejumlah pejabat teras pemkab kepulauan Selayar tidak berada di Selayar atau sementara tugas keluar daerah. Suasananya sangat lowong dan lengang, berbanding terbalik bila seluruh pejabat lengkap berada di Selayar, sangat padat dan ramai. Hal inipun terjadi pada Instansi vertikal lainnya.
Kendati demikian, terpantau aktivitas pelayanan masyarakat masih berjalan normal.
Sejak pemberlakuan 5 hari kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar beberapa bulan terakhir, banyak pegawai yang kerap menggunakan kesempatan pada hari Jumat hingga hari Minggu pulang kampung, khususnya bagi pegawai yang tanah kelahirannya atau keluarganya berada di luar Selayar. Berangkat dengan mengunakan bus umum keluar Selayar memakan waktu sehari karena harus mengikuti jadwal kapal feri yang berangkat pada pagi harinya, sehingga pada hari jumat tersebut dapat dipastikan oknum pegawai yang berangkat pagi dengan bus umum tidak masuk kantor alias alpa, ataukan menggunakan alasan lain tentunya. lain halnya bila pegawai tersebut menggunakan kendaraan pribadi, karena dapat menggunakan trip kapal fery yang ke dua pada siang harinya,selepas shalat Jumat. Sehingga pegawai tersebut sempat masuk mengisi absen setengah hari, tepat pada jam istirahat kantor baru meluncur menuju pelabuhan fery pamatata.
Jumat sore hingga Sabtu dapat digunakan berkumpul dengan keluarga, dan pada minggu paginya kembali melalui jalur yang sama dan pada hari senin masuk kantor seperti biasanya. Hal ini tidak saja dilakukan oleh pegawai pemkab akan tetapi merata bagi pegawai yang kampung halamannya berada di wilayah selatan jazirah sulawesi. kabupaten kepulauan Selayar sebagai tempat bekerja dan mencari hidup untuk keluarga dan pulang kampung setidaknya untuk berkumpul dengan keluarga setiap 2 kali sebulan sudah lumayan ujar Ikbal (samaran) salah seorang PNS di salah satu bidang tugas Pemkab Selayar. lain lagi dengan sejumlah pejabat lainnya yang masih melanjutkan kuliahnya di Makassar, mereka harus bergantian berangkat kuliah setiap minggunya. Dan yang sangat jelas terlihat disaat sejumlah pejabat teras pemkab kepulauan Selayar tidak berada di Selayar atau sementara tugas keluar daerah. Suasananya sangat lowong dan lengang, berbanding terbalik bila seluruh pejabat lengkap berada di Selayar, sangat padat dan ramai. Hal inipun terjadi pada Instansi vertikal lainnya.
Kendati demikian, terpantau aktivitas pelayanan masyarakat masih berjalan normal.
Berita Tayang Gambar Usama Berlumur Darah
Written By Indonesia 24 Jam on Kamis, 05 Mei 2011 | 5/05/2011 02:07:00 AM
Tayangan Muka Osama Berlumuran Darah
Beberapa televisi Pakistan mengeluarkan tayangan wajah Osama bin Laden yang berlumuran darah setelah Pemerintah AS mengumumkan gembong jaringan Al Qaeda ini tewas terbunuh.
"Tayangan gambar jenazah Osama bin Laden telah dipublikasikan. Belum ada verifikasi dari tayangan itu," kata komentator jaringan televisi terkemuka di Pakistan, Geo.
Beberapa jaringan televisi menayangkan gambar sosok wajah berjanggut tebal berwarna hitam tanpa terlihat warna keputih-keputihan seperti tayangan video yang pernah beredar dan memperlihatkan warna janggut Osama bin Laden semasa ia hidup.
Noda darah terlihat pada bagian kening dan pelipis bagian kirinya. Mata bagian kanannya tertutup, sementara bagian putih dari mata sebelah kirinya masih terlihat dalam tayangan televisi. Mulutnya sedikit terbuka sehingga memperlihatkan bagian giginya. (Sumber : KOMPAS.com)
Beberapa televisi Pakistan mengeluarkan tayangan wajah Osama bin Laden yang berlumuran darah setelah Pemerintah AS mengumumkan gembong jaringan Al Qaeda ini tewas terbunuh.
"Tayangan gambar jenazah Osama bin Laden telah dipublikasikan. Belum ada verifikasi dari tayangan itu," kata komentator jaringan televisi terkemuka di Pakistan, Geo.
Beberapa jaringan televisi menayangkan gambar sosok wajah berjanggut tebal berwarna hitam tanpa terlihat warna keputih-keputihan seperti tayangan video yang pernah beredar dan memperlihatkan warna janggut Osama bin Laden semasa ia hidup.
Noda darah terlihat pada bagian kening dan pelipis bagian kirinya. Mata bagian kanannya tertutup, sementara bagian putih dari mata sebelah kirinya masih terlihat dalam tayangan televisi. Mulutnya sedikit terbuka sehingga memperlihatkan bagian giginya. (Sumber : KOMPAS.com)
Ribuan Pengguna Indosat Di Benteng Selayar Mengeluh Tak Dapat berkomunikasi
Written By Indonesia 24 Jam on Rabu, 04 Mei 2011 | 5/04/2011 04:52:00 PM
Indosat Di Minta Umumkan Sampai Kapan Signal Bisa Aktif Lagi Di Benteng Selayar
Hingga hari ini Rabu (4/5) signal seluler khususnya layanan indosat di area ibu kota benteng Selayar belum aktif, hal ini di duga karena kebakaran yang terjadi pada gardu listrik areal tower Bts jalan H.Hayyung Benteng. Penyebab kebakaran di sebabkan karena hubungan arus pendek yang menyebabkan terbakarnya gardu, beruntung cuaca lembab pasca hujan siangnya sehingga api yang sempat membumbung tinggi akibat ledakan gardu tidak merembes ke pemukiman warga di sekitar tower.Sejumlah pengguna layanan seluler Indosat di wilayah Benteng dan sekitarnya terpaksa tidak dapat melakukan komunikasi menggunakan layanan Indosat dalam 3 hari terakhir. Bagi pengguna yang tahu terkait kebakaran yang kemungkinan menjadi penyebab tidak adanya signal, mungkin akan sabar menunggu atau mencari alternatif tapi bagi pelanggang luar kota dan pelanggan awam yang tidak tahu maka akan segera beralih ke layanan seluler lainnya, ujar Ardi salah satu pelanggang kepada media ini saat di jumpai di salah satu counter hp di dalam kota benteng.
Andi Hasan sebagai salah satu pemerhati selayar menyampaikan melalui radio contrend saat di konfirmasi melalui selulernya saat ada talk show mengenai lingkungan hidup sempat menyebutkan bahwa sulitnya pengelola radio cfm menghubungi sejumlah nara sumber yang menggunakan seluler layanan indosat di mungkinkan karena mereka tidak tahu bahwa signal tidak aktif sejak kebakaran di lokasi tower bts indosat sehingga tidak mengalihkan menganti ke seluler lainnya, dan meminta kepada pengelola Indosat khususnya wilayah selayar agar segera mengumumkan kapan dan sampai kapan pengguna bisa menunggu , karena kalau terlalu lama maka kami akan beralih ke produk lainnya, ujar Hasan dari balik telepon dalam perbincangan mengenai lingkungan hidup di radio jaringan elshinta di Selayar yang di kenal sebagai media lokal yang cukup peduli melalui berita berita lokal dan nasional dari program relay siaran Elshinta Jakarta di wilayah Selatan Sulawesi Selatan tersebut.google-site-verification=NW7izijtnAsVXAbkZfpGJLEpYihbBMwLsGe1l8zDQcw Selayar
Pimpinan Tertinggi Al-Qaeda Tewas, Rakyat Amerika Berpesta
Written By Indonesia 24 Jam on Senin, 02 Mei 2011 | 5/02/2011 12:33:00 PM
Rakyat AS Berkerumun di Depan Gedung Putih Rayakan Kematian Osama
Kabar kematian tokoh terorisme nomor wahid, Osama bin Laden, disiarkan secara live oleh semua televisi di Amerika Serikat (AS). Rakyat AS pun berkerumun di depan Gedung Putih, merayakan terbunuhnya Osama Bin Laden.
Siaran langsung oleh televisi-televisi AS ini dilakukan serentak hari ini, Minggu (1/5/2011) malam. Hingga saat ini, gegap gempita siaran-siaran langsung televisi AS itu masih terus berlangsung. Dari siaran-siaran itu, terlihat kegembiraan rakyat AS dengan berita kematian Osama.
Sementara di luar gedung putih, rakyat Washington DC mengelu-elukan kemenangan negaranya atas terorisme dengan yel-yel "USA..USA...". Hingga berita ini diturunkan, rakyat AS itu masih merayakan kematian Osama tersebut.
Mereka, terdiri dari kaum muda perempuan dan laki-laki, tampak bersuka cita atas berita kematian Osama. Selain menerikan yel-yel 'USA, USA', mereka juga membentangkan bendera AS.
Dari sumber-sumber yang memberitahukan Kantor Berita CNN, bahwa Osama tewas karena terkena bom yang dilancarkan tentara AS di sebuah rumah megah di luar Islamabad, ibukota Pakistan.
Osama bin Laden, pemimpin Al Qaeda yang sangat berjaya selama beberapa dekade adalah prioritas utama AS dalam pemberantasan terorisme, terutama karena peristiwa 911 yang menggegerkan dunia dengan robohnya gedung World Trade Centre di pusat kota New York, AS, 10 tahun yang lalu.
Saat ini AS masih menyimpan jenazah Usama Bin Laden dan hingga berita ini diturunkan, belum diberitahukan kondisinya. Yang jelas, kematian Osama ini sudah dipastikan dengan tes DNA. Presiden AS Barack Obama sebentar lagi akan menyampaikan jumpa pers terkait kematian Osama.
Kabar kematian tokoh terorisme nomor wahid, Osama bin Laden, disiarkan secara live oleh semua televisi di Amerika Serikat (AS). Rakyat AS pun berkerumun di depan Gedung Putih, merayakan terbunuhnya Osama Bin Laden.
Siaran langsung oleh televisi-televisi AS ini dilakukan serentak hari ini, Minggu (1/5/2011) malam. Hingga saat ini, gegap gempita siaran-siaran langsung televisi AS itu masih terus berlangsung. Dari siaran-siaran itu, terlihat kegembiraan rakyat AS dengan berita kematian Osama.
Sementara di luar gedung putih, rakyat Washington DC mengelu-elukan kemenangan negaranya atas terorisme dengan yel-yel "USA..USA...". Hingga berita ini diturunkan, rakyat AS itu masih merayakan kematian Osama tersebut.
Mereka, terdiri dari kaum muda perempuan dan laki-laki, tampak bersuka cita atas berita kematian Osama. Selain menerikan yel-yel 'USA, USA', mereka juga membentangkan bendera AS.
Dari sumber-sumber yang memberitahukan Kantor Berita CNN, bahwa Osama tewas karena terkena bom yang dilancarkan tentara AS di sebuah rumah megah di luar Islamabad, ibukota Pakistan.
Osama bin Laden, pemimpin Al Qaeda yang sangat berjaya selama beberapa dekade adalah prioritas utama AS dalam pemberantasan terorisme, terutama karena peristiwa 911 yang menggegerkan dunia dengan robohnya gedung World Trade Centre di pusat kota New York, AS, 10 tahun yang lalu.
Saat ini AS masih menyimpan jenazah Usama Bin Laden dan hingga berita ini diturunkan, belum diberitahukan kondisinya. Yang jelas, kematian Osama ini sudah dipastikan dengan tes DNA. Presiden AS Barack Obama sebentar lagi akan menyampaikan jumpa pers terkait kematian Osama.
Obama: Osama Bin Laden Tewas di Pakistan
Presiden AS, Barack Obama, mengumumkan, pemimpin jaringan teroris internasional Al Qaeda, Osama Bin Laden, telah tewas di Pakistan. Obama mengumumkan hal itu Minggu (1/5/2011) malam waktu AS (Senin pagi WIB) dalam sebuah pidato di televisi yang disiarkan secara langsung.
Osama Bin Laden dikatakan tewas dalam sebuah operasi intelijen AS di luar ibukota Islamabad, Pakistan. CNN melaporkan, pasukan AS memiliki jenazah Bin Laden.
Bin Laden dituduh berada di balik serangan teroris terhadap menara kembar World Trade Center di New York dan Pentagon pada 11 September 2001 di Amerika Serikat yang menewaskan sedikitnya 3.000 orang. AS telah memburu gembong teroris Saudi itu selama bertahun-tahun dan upaya perburuan terhadapnya berlipat setelah serangan pada 11 September itu. Namun Bin Laden selalu berhasil untuk menghindari pasukan bersenjata AS. Ia sering dianggap bersembunyi di daerah perbatasan Pakistan dan Afganistan.
Kematian Bin Laden akan menimbulkan pertanyaan besar tentang bentuk masa depan jaringan Al-Qaeda serta akan memiliki implikasi terhadap keamanan AS dan kebijakan luar negeri negara itu. Pengumuman itu juga akan menimbulkan kekhawatiran bahwa AS dan sekutu-sekutunya akan menghadapi pembalasan dari para pendukung bin Laden dan kelompok-kelompok ekstremis Islam. (kompas.com)
Bin Laden dituduh berada di balik serangan teroris terhadap menara kembar World Trade Center di New York dan Pentagon pada 11 September 2001 di Amerika Serikat yang menewaskan sedikitnya 3.000 orang. AS telah memburu gembong teroris Saudi itu selama bertahun-tahun dan upaya perburuan terhadapnya berlipat setelah serangan pada 11 September itu. Namun Bin Laden selalu berhasil untuk menghindari pasukan bersenjata AS. Ia sering dianggap bersembunyi di daerah perbatasan Pakistan dan Afganistan.
Kematian Bin Laden akan menimbulkan pertanyaan besar tentang bentuk masa depan jaringan Al-Qaeda serta akan memiliki implikasi terhadap keamanan AS dan kebijakan luar negeri negara itu. Pengumuman itu juga akan menimbulkan kekhawatiran bahwa AS dan sekutu-sekutunya akan menghadapi pembalasan dari para pendukung bin Laden dan kelompok-kelompok ekstremis Islam. (kompas.com)
Api Melalap Dan Merusak Gardu BTS Indosat Selayar
Cuaca Yang Lembab Pasca Hujan Selamatkan Rumah Warga
Hingga pagi ini sejumlah warga masih terus melihat puing puing sejumlah barang barang bekas kebakaran yang terjadi di lokasi tower indosat benteng selayar. malah dari penuturan warga di sekitar lokasi bahwa kebakaran yang terjadi semalam cukup membuat mereka trauma dan menurut Pak Ajji bahwa apa yang di lihatnya semalam adalah sebuah hal yang tidak akan pernah terlupakan. Bayangkan saja saat terjadi ledakan dirinya sementara duduk di teras rumahnya yang berhadapan dengan tower indosat tersebut, belum lepas dari kaget karena ledakan yang berasal dari gardu depan tower tiba tiba dilihatnya lidah api menjulang ke angkasa menyinari tower hingga puncaknya, sehingga seakan akan api begitu berbalik ke bawah langsung menghujam dirinya, yang pada saat itu tidak dapat berbuat apa apa. Untungnya hal tersebut tidak terjadi dan keluarga serta harta bendanya selamat dari si jago merah. Pak Ajji juga menjelaskan bahwa kejadiannya begitu cepat sehingga kalau saja situasi dan kondisi atap kering mungkin akan lain ceritanya.
Sebelum kejadian memang Daerah Selayar di guyur hujan sejak beberapa hari terakhir sehingga seluruh apa yang ada dan sebenarnya mudah terbakar jadi susah terbakar karena lembab dan basah akibat air hujan. Bayangkan saja karena jalan dan sekeliling tower kan tergenang air hujan di tambah cuaca dingin dan berembun sehingga api tidak mudah merembes ke rumah kami, ujar salah seorang warga yang menunjuk rumahnya tepat di samping pagar lokasi kebakaran.
Kendati demikian, sejumlah warga mengaku cukup was was hingga pagi harinya, pasalnya masih ada asap yang sekali sekali keluar dari gardu, kemungkinan kable besar itu yang menyala.
Belum ada penjelasan resmi terkait jumlah kerugian yang di alami Indosat akibat kebakaran tersebut, namun selain Indosat dan kerugian akibat kebakaran, sebanyak 3 buah kendaraan motor rusak akibat tertabrak mobil damkar yang memadamkan api. Belum diketahui pasti persoalan tertabraknya motor warga yang sementara terparkir .
Hingga pagi ini sejumlah warga masih terus melihat puing puing sejumlah barang barang bekas kebakaran yang terjadi di lokasi tower indosat benteng selayar. malah dari penuturan warga di sekitar lokasi bahwa kebakaran yang terjadi semalam cukup membuat mereka trauma dan menurut Pak Ajji bahwa apa yang di lihatnya semalam adalah sebuah hal yang tidak akan pernah terlupakan. Bayangkan saja saat terjadi ledakan dirinya sementara duduk di teras rumahnya yang berhadapan dengan tower indosat tersebut, belum lepas dari kaget karena ledakan yang berasal dari gardu depan tower tiba tiba dilihatnya lidah api menjulang ke angkasa menyinari tower hingga puncaknya, sehingga seakan akan api begitu berbalik ke bawah langsung menghujam dirinya, yang pada saat itu tidak dapat berbuat apa apa. Untungnya hal tersebut tidak terjadi dan keluarga serta harta bendanya selamat dari si jago merah. Pak Ajji juga menjelaskan bahwa kejadiannya begitu cepat sehingga kalau saja situasi dan kondisi atap kering mungkin akan lain ceritanya.
Sebelum kejadian memang Daerah Selayar di guyur hujan sejak beberapa hari terakhir sehingga seluruh apa yang ada dan sebenarnya mudah terbakar jadi susah terbakar karena lembab dan basah akibat air hujan. Bayangkan saja karena jalan dan sekeliling tower kan tergenang air hujan di tambah cuaca dingin dan berembun sehingga api tidak mudah merembes ke rumah kami, ujar salah seorang warga yang menunjuk rumahnya tepat di samping pagar lokasi kebakaran.
Kendati demikian, sejumlah warga mengaku cukup was was hingga pagi harinya, pasalnya masih ada asap yang sekali sekali keluar dari gardu, kemungkinan kable besar itu yang menyala.
Belum ada penjelasan resmi terkait jumlah kerugian yang di alami Indosat akibat kebakaran tersebut, namun selain Indosat dan kerugian akibat kebakaran, sebanyak 3 buah kendaraan motor rusak akibat tertabrak mobil damkar yang memadamkan api. Belum diketahui pasti persoalan tertabraknya motor warga yang sementara terparkir .
Hasil GP Portugal, Minggu (1/5/11)
1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team 45m 51.483s
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 45m 54.534s
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 45m 59.141s
4. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 46m 8.013s
5. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 46m 8.038s
6. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 46m 24.058s
7. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 46m 30.232s
8. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 46m 32.395s
9. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 46m 46.370s
10. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 46m 51.180s
11. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 46m 51.857s
12. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 46m 53.276s
13. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 47m 15.853s
DNF:
Ben Spies USA Yamaha Factory Racing
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing
Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team
Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini
- Klasemen sementara
1. Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing 65
2. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 61
3. Casey Stoner Repsol Honda Team 41
4. Valentino Rossi Ducati Marlboro Team 31
5. Nicky Hayden Ducati Marlboro Team 30
= Andrea Dovizioso Repsol Honda Team 30
7. Hiroshi Aoyama San Carlo Honda Gresini 28
8. Cal Crutchlow Monster Yamaha Tech 3 21
9. Colin Edwards Monster Yamaha Tech 3 18
10. Hector Barbera Mapfre Aspar Team 14
11. Karel Abraham Cardion AB Motoracing 12
= Toni ElÃas LCR Honda MotoGP 12
13. Marco Simoncelli San Carlo Honda Gresini 11
14. Ben Spies Yamaha Factory Racing 10
15. Loris Capirossi Pramac Racing Team 9
16. John Hopkins Rizla Suzuki MotoGP 6
= Randy de Puniet Pramac Racing Team 6
18. Alvaro Bautista Rizla Suzuki MotoGP 3
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 45m 54.534s
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 45m 59.141s
4. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 46m 8.013s
5. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 46m 8.038s
6. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 46m 24.058s
7. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 46m 30.232s
8. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 46m 32.395s
9. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 46m 46.370s
10. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 46m 51.180s
11. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 46m 51.857s
12. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 46m 53.276s
13. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 47m 15.853s
DNF:
Ben Spies USA Yamaha Factory Racing
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing
Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team
Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini
- Klasemen sementara
1. Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing 65
2. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 61
3. Casey Stoner Repsol Honda Team 41
4. Valentino Rossi Ducati Marlboro Team 31
5. Nicky Hayden Ducati Marlboro Team 30
= Andrea Dovizioso Repsol Honda Team 30
7. Hiroshi Aoyama San Carlo Honda Gresini 28
8. Cal Crutchlow Monster Yamaha Tech 3 21
9. Colin Edwards Monster Yamaha Tech 3 18
10. Hector Barbera Mapfre Aspar Team 14
11. Karel Abraham Cardion AB Motoracing 12
= Toni ElÃas LCR Honda MotoGP 12
13. Marco Simoncelli San Carlo Honda Gresini 11
14. Ben Spies Yamaha Factory Racing 10
15. Loris Capirossi Pramac Racing Team 9
16. John Hopkins Rizla Suzuki MotoGP 6
= Randy de Puniet Pramac Racing Team 6
18. Alvaro Bautista Rizla Suzuki MotoGP 3
Berita Tentang Pupuk Impor Illegal Beredar Di Selayar
Penjual Pupuk Matahari Yang Di Duga Bahan Baku Pembuatan Bom Ikan Ada Di Selayar “
Lagi -lagi kesuksesan pihak keamanan membongkar penyelundupan ratusan karung pupuk cap matahari yang kerap di gunakan sebagai bahan baku atau bahan peledak dalam perakitan bom ikan untuk kebutuhan para pelaku illegal fishing dikawasan perairan laut selayar menjadi buah bibir di kalangan pemerhati Selayar belakangan ini. Terkhusus dari Forum Peduli Selayar yang memang memantau terus secara kontinyu seluruh wilayah di daerah ini. Bila dalam beberapa minggu lalu aparat Polres Selayar kemudian kembali mengendus seorang warga Bonerate kecamatan Pasimarannu menyimpan pupuk cap matahari dan di sangka sebagai pengedar bahan tersebut, namun kemudian di lepaskan kembali dengan status tahanan kota.
Bila dalam kurun waktu 3 bulan terakhir FPS mencatat, bahwa kepolisian telah melakukan prestasi yang cukup memuaskan kita semua, maka tentulah sebuah kewajiban bagi kita semua untuk mempertanyakan bagaimana tindak lanjut dari penagkapan tersebut. Bukankah muara dari sebuah proses hukum yang di duga sebagai perbuatan melanggar hukum adalah meja hijau atau pengadilan dengan sebuah keputusan hakim ? lantas bagaimanakah perkembangan semua prestasi yang telah terukir tersebut. Inilah yang membuat FPS kemudian mencoba kembali mempublish sebuah release berita dari sebuah media online dibawah ini :
Polisi Sita 480 Karung Bahan Peledak
Ditulis oleh Sirait
Kamis, 03 Februari 2011 16:39
Direktorat Kepolisian Air Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil mengamankan 480 karung bahan peledak yang akan digunakan nelayan untuk merakit bom ikan. Bahan peledak yang tersimpan dalam karung pupuk tersebut sedianya akan diedarkan kepada para nelayan sekitar.
Direktur Direktorat Kepolisian Air Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Sutikno, membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan anggotanya saat melakukan Patroli di Perairan Takabonerate, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.
Menurutnya, saat itu, anggota Dirpolair sedang melakukan Patroli rutin di perairan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Kemudian berhasil menemukan nelayan yang menyimpan bahan peledak untuk digunakan menangkap ikan.
Selain barang bukti yang diamankan, polisi juga menangkap dua tersangka yakni Sukri, (45) dan Hasan, (25). Kedua pelaku berikut barang buktinya 480 kini dalam pengamanan pihak kepolisian.
Sementara itu, Komandan Tim Patroli, Iptu Tombong menjelaskan saat itu, pihaknya mencurigai adanya kapal nelayan yang memuat ratusan karung. Setelah didekati dan melakukan pemeriksaan, barang bawaan mereka, ternyata bukan pupuk melainkan bahan peledak untuk merakit bom ikan.
“Dua pelaku dan barang bukti kami bawa ke kantor untuk diamankan,” kata Tombong.
Lanjut Tombong, sesuai pengakuan tersangka, bahan peledak rencananya akan diedarkan kepada para nelayan di kawasan perairan Selayar dan sekitarnya. (detik nusantara.com)
Lagi -lagi kesuksesan pihak keamanan membongkar penyelundupan ratusan karung pupuk cap matahari yang kerap di gunakan sebagai bahan baku atau bahan peledak dalam perakitan bom ikan untuk kebutuhan para pelaku illegal fishing dikawasan perairan laut selayar menjadi buah bibir di kalangan pemerhati Selayar belakangan ini. Terkhusus dari Forum Peduli Selayar yang memang memantau terus secara kontinyu seluruh wilayah di daerah ini. Bila dalam beberapa minggu lalu aparat Polres Selayar kemudian kembali mengendus seorang warga Bonerate kecamatan Pasimarannu menyimpan pupuk cap matahari dan di sangka sebagai pengedar bahan tersebut, namun kemudian di lepaskan kembali dengan status tahanan kota.
Bila dalam kurun waktu 3 bulan terakhir FPS mencatat, bahwa kepolisian telah melakukan prestasi yang cukup memuaskan kita semua, maka tentulah sebuah kewajiban bagi kita semua untuk mempertanyakan bagaimana tindak lanjut dari penagkapan tersebut. Bukankah muara dari sebuah proses hukum yang di duga sebagai perbuatan melanggar hukum adalah meja hijau atau pengadilan dengan sebuah keputusan hakim ? lantas bagaimanakah perkembangan semua prestasi yang telah terukir tersebut. Inilah yang membuat FPS kemudian mencoba kembali mempublish sebuah release berita dari sebuah media online dibawah ini :
Polisi Sita 480 Karung Bahan Peledak
Ditulis oleh Sirait
Kamis, 03 Februari 2011 16:39
Direktorat Kepolisian Air Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil mengamankan 480 karung bahan peledak yang akan digunakan nelayan untuk merakit bom ikan. Bahan peledak yang tersimpan dalam karung pupuk tersebut sedianya akan diedarkan kepada para nelayan sekitar.
Direktur Direktorat Kepolisian Air Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Sutikno, membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan anggotanya saat melakukan Patroli di Perairan Takabonerate, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.
Menurutnya, saat itu, anggota Dirpolair sedang melakukan Patroli rutin di perairan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Kemudian berhasil menemukan nelayan yang menyimpan bahan peledak untuk digunakan menangkap ikan.
Selain barang bukti yang diamankan, polisi juga menangkap dua tersangka yakni Sukri, (45) dan Hasan, (25). Kedua pelaku berikut barang buktinya 480 kini dalam pengamanan pihak kepolisian.
Sementara itu, Komandan Tim Patroli, Iptu Tombong menjelaskan saat itu, pihaknya mencurigai adanya kapal nelayan yang memuat ratusan karung. Setelah didekati dan melakukan pemeriksaan, barang bawaan mereka, ternyata bukan pupuk melainkan bahan peledak untuk merakit bom ikan.
“Dua pelaku dan barang bukti kami bawa ke kantor untuk diamankan,” kata Tombong.
Lanjut Tombong, sesuai pengakuan tersangka, bahan peledak rencananya akan diedarkan kepada para nelayan di kawasan perairan Selayar dan sekitarnya. (detik nusantara.com)
Kebakaran Di Lokasi Tower Indosat Selayar
Tower Indosat Terbakar, Damkar Serunduk Motor Warga
Gardu jaringan kable seluler Indosat pada tower BTS Indosat di jalan H.Hayyung Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar terbakar pada Senin pukul 00.05 Wita (2/5). Ratusan warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran sontak kaget saat mendengar ledakan dari arah tower bersamaan dengan berkobarnya api hingga hampir ke pertengahan tower setinggi kurang lebih 60 meter. Untung saja cuaca yang lembab sehabis di guyur hujan membuat api tidak cepat merembes ke sejumlah pepohonan atau ke atap rumah warga yang boleh di bilang sangat dekat jaraknya dari sumber api.
Kebakaran yang terjadi berlangsung sekitar 40 menit dan sempat membuat warga yang rumahnya disekitar lokasi tower bts milik Indosat ini was was. Saat api mulai merambah kable kable besar jaringan hingga ke atap gardu, armada damkar tiba di lokasi kebakaran,yang sangat dekat dengan jalan H.Hayyung sehingga memudahkan personil damkar memadamkan api.
Tepat pukul 00.56. menit Wita, api telah padam dan yang terlihat adalah asap putih dan hitam tebal membumbung tinggi. Asal dari asap tersebut dari dalam gardu dan kantor instalasi tower Bts Indosat benteng Selayar. Belum dapat di taksir berapa kerugian dan belum ada keterangan resmi penyebab kebakaran hingga berita ini di turunkan.
Sementara itu dari hasil pantauan dan pengumpulan informasi lanjutan, sebanyak 3 buah motor warga yang terparkir di jalan h.hayyung tertabrak armada pemadam kebakaran saat berupaya mendekati titik api, namun belum di ketahui siapakah yang bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Sejumlah warga yang melihat olah gerak damkar saat menyerunduk motor, menyayangkan driver yang terkesan belum mahir. Malah sejumlah warga yang kesal dengan hal tersebut
Gardu jaringan kable seluler Indosat pada tower BTS Indosat di jalan H.Hayyung Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar terbakar pada Senin pukul 00.05 Wita (2/5). Ratusan warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran sontak kaget saat mendengar ledakan dari arah tower bersamaan dengan berkobarnya api hingga hampir ke pertengahan tower setinggi kurang lebih 60 meter. Untung saja cuaca yang lembab sehabis di guyur hujan membuat api tidak cepat merembes ke sejumlah pepohonan atau ke atap rumah warga yang boleh di bilang sangat dekat jaraknya dari sumber api.
Kebakaran yang terjadi berlangsung sekitar 40 menit dan sempat membuat warga yang rumahnya disekitar lokasi tower bts milik Indosat ini was was. Saat api mulai merambah kable kable besar jaringan hingga ke atap gardu, armada damkar tiba di lokasi kebakaran,yang sangat dekat dengan jalan H.Hayyung sehingga memudahkan personil damkar memadamkan api.
Tepat pukul 00.56. menit Wita, api telah padam dan yang terlihat adalah asap putih dan hitam tebal membumbung tinggi. Asal dari asap tersebut dari dalam gardu dan kantor instalasi tower Bts Indosat benteng Selayar. Belum dapat di taksir berapa kerugian dan belum ada keterangan resmi penyebab kebakaran hingga berita ini di turunkan.
Sementara itu dari hasil pantauan dan pengumpulan informasi lanjutan, sebanyak 3 buah motor warga yang terparkir di jalan h.hayyung tertabrak armada pemadam kebakaran saat berupaya mendekati titik api, namun belum di ketahui siapakah yang bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Sejumlah warga yang melihat olah gerak damkar saat menyerunduk motor, menyayangkan driver yang terkesan belum mahir. Malah sejumlah warga yang kesal dengan hal tersebut
Kunjungan Kerja Atau Jalan jalan " ?
Written By Indonesia 24 Jam on Rabu, 27 April 2011 | 4/27/2011 02:25:00 AM
Lansiran Berita Tentang Kunjungan Kerja Dprd Selayar Yang Membingungkan
Membaca berita yang tertulis dalam sebuah web dengan alamat http://imz.or.id/new/news/770/kunjungan-kerja-dprd-kab-selayar-ke-imz/ tentang Kunjungan Kerja Anggota Dprd Selayar pada Selasa 12 April lalu, cukup membingungkan pembaca, khususnya kami dari redaksi yang memang menjadi satu kewajiban melakukan pantauan berita dan informasi online setiap harinya. dari sebuah release ini kami kemudian menyimpulkan sementara bahwa maksud dari penulisnya cukup bagus yakni mempublikasikan melalui media online kegiatan ini, namun disisi lain kemudian timbul pertanyaan yang mengarah pada wakil rakyat selayar saat ini, dimana diketahui bahwa hingga saat ini belum ada pembiayaa untuk hal tersebut, ataukan mungkin memang ada namun tidak kami ketahui ? padahal DPA dari kegiatan di Dprd TA 2011 juga ada ditangan kami. Berikut release yang kami copy untuk pembaca :
Kunjungan Kerja DPRD Kab. Selayar ke IMZ
Selasa (12 April 2011) lalu rencananya Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ) akan menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar. Kunjungan dimaksudkan dalam rangka konsultasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Zakat di Kabupaten Selayar. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Selayar yang hadir direncanakan berjumlah 7 (tujuh) orang yang berasal dari Panitia Khusus (Pansus) B.
Dalam surat resminya yang dikirimkan tanggal 8 April 2011, DPRD Kabupaten Selayar yang saat ini sedang melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Zakat membutuhkan masukan dan saran dari IMZ tentang materi yang terkandung dalam Ranperda tersebut.
IMZ sebagai lembaga yang sejak awal berkhidmat untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan dunia perzakatan akan menerima dengan baik kunjungan anggota DPRD Kabupaten Selayar ini. Kunjungan kerja DPRD Kabupaten Selayar ini akan diterima langsung oleh Ibu Nana Mintarti sebagai Direktur Utama IMZ, ditemani oleh tim Riset dan Advokasi, Marketing, Pusat Informasi Zakat, dan Capacity Building. (http://imz.or.id/)
Membaca berita yang tertulis dalam sebuah web dengan alamat http://imz.or.id/new/news/770/kunjungan-kerja-dprd-kab-selayar-ke-imz/ tentang Kunjungan Kerja Anggota Dprd Selayar pada Selasa 12 April lalu, cukup membingungkan pembaca, khususnya kami dari redaksi yang memang menjadi satu kewajiban melakukan pantauan berita dan informasi online setiap harinya. dari sebuah release ini kami kemudian menyimpulkan sementara bahwa maksud dari penulisnya cukup bagus yakni mempublikasikan melalui media online kegiatan ini, namun disisi lain kemudian timbul pertanyaan yang mengarah pada wakil rakyat selayar saat ini, dimana diketahui bahwa hingga saat ini belum ada pembiayaa untuk hal tersebut, ataukan mungkin memang ada namun tidak kami ketahui ? padahal DPA dari kegiatan di Dprd TA 2011 juga ada ditangan kami. Berikut release yang kami copy untuk pembaca :
Kunjungan Kerja DPRD Kab. Selayar ke IMZ
Selasa (12 April 2011) lalu rencananya Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ) akan menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar. Kunjungan dimaksudkan dalam rangka konsultasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Zakat di Kabupaten Selayar. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Selayar yang hadir direncanakan berjumlah 7 (tujuh) orang yang berasal dari Panitia Khusus (Pansus) B.
Dalam surat resminya yang dikirimkan tanggal 8 April 2011, DPRD Kabupaten Selayar yang saat ini sedang melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Zakat membutuhkan masukan dan saran dari IMZ tentang materi yang terkandung dalam Ranperda tersebut.
IMZ sebagai lembaga yang sejak awal berkhidmat untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan dunia perzakatan akan menerima dengan baik kunjungan anggota DPRD Kabupaten Selayar ini. Kunjungan kerja DPRD Kabupaten Selayar ini akan diterima langsung oleh Ibu Nana Mintarti sebagai Direktur Utama IMZ, ditemani oleh tim Riset dan Advokasi, Marketing, Pusat Informasi Zakat, dan Capacity Building. (http://imz.or.id/)
Petani Kabupaten Bulukumba Kecewa
Petani Bulukumba Mengamuk Merusak Proyek Irigasi
Ratusan petani dari Desa Bontonyeleng dan Palambarae, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengamuk dengan merusak proyek irigasi yang tengah dikerjakan PT Wijaya Karya, Minggu (24/4).
Proyek irigasi induk sepanjang empat kilometer rencananya akan mengairi 3.000 hektare sawah, dirusak warga, mereka kecewa kepada pihak kontraktor karena tidak mengindahkan kesepakan yang sudah disetujui sebelumnya yakni memperlebar hingga 3,7 meter, dulunya dua meter.
Kepala Desa Pallambarae, Lukman, dalam aksi tersebut menyatakan bahwa warganya merasa kecewa terhadap pelaksana proyek yang melenceng dari kesepakatan awal. Sebab, proyek senilai Rp22 miliar ini dianggarkan untuk memperlebar jalur irigasi, namun tidak dilaksanakan, melainkan menambal kembali yang bocor dan menambah ketinggian hanya 30 centimeter.
"Kami tidak terima apa yang dikerjakan pelaksana proyek. Mereka telah berani melanggar kesepakatan yang sudah disepakati. Dan menurut kami para petani, itu akan merugikan kami nantinya. Tidak ada yang diperbaiki kalau hanya menambal seperti ini. Kami merasa ditipu oleh kontraktor karena semau-maunya melanggar. Yang rugi kami para petani kan anggarannya ada untuk mendukung pengairan bagi petani, eh malah seperti ini hasilnya," ucapnya.
Menurut dia, rehabilitasi irigasi tersebut tidak menimbulkan dampak positif ke petani, melainkan kerugian karena bila air yang mengaliri sawah tidak maksimal maka ribuan hektar sawah terancam gagal panen. Selain itu, warga mengancam bila tidak dikembalikan sesuai kesepakan maka akan melakukan aksi lanjutan.
"Rabu depan (27/4) kami akan membongkar semua yang telah dikerjakan PT Wijaya Karya ini kalau tidak mau merubah polanya. Kalau tidak bisa mengerjakan kembalikan dananya ke Negara," ujarnya.
PT Wijaya Karya Semesta, melalui perwakilannya, Yayat menyatakan akan membicarakan hal tersebut ke pihak Pemerintah Provinsi Sulsel, sebab proyek ini dikerjakan atas rekomendasi Pemprov Sulsel. Selain itu, pihak pelaksana berencana melakukan pertemuan dengan warga terkait masalah itu, namun dia menolak bila dipersalahkan karena yang dikerjakan sesuai aturan dan instruksi yang ada.
"Yang dikerjakan sesuai aturan dan instruksi kok. Jelas persoalan ini masih harus dibicarakan kembali dan memikirkan solusi untuk pemecahan masalah ini. Mungkin hanya perlu penyamaan persepsi dulu sebelum ini dilanjutkan, tetapi intinya proyek itu harus tetap jalan," kata pria yang bekerja sebagai pengawas pelaksanaan proyek ini.
RCA 102,5 FM Bulukumba
Ratusan petani dari Desa Bontonyeleng dan Palambarae, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengamuk dengan merusak proyek irigasi yang tengah dikerjakan PT Wijaya Karya, Minggu (24/4).
Proyek irigasi induk sepanjang empat kilometer rencananya akan mengairi 3.000 hektare sawah, dirusak warga, mereka kecewa kepada pihak kontraktor karena tidak mengindahkan kesepakan yang sudah disetujui sebelumnya yakni memperlebar hingga 3,7 meter, dulunya dua meter.
Kepala Desa Pallambarae, Lukman, dalam aksi tersebut menyatakan bahwa warganya merasa kecewa terhadap pelaksana proyek yang melenceng dari kesepakatan awal. Sebab, proyek senilai Rp22 miliar ini dianggarkan untuk memperlebar jalur irigasi, namun tidak dilaksanakan, melainkan menambal kembali yang bocor dan menambah ketinggian hanya 30 centimeter.
"Kami tidak terima apa yang dikerjakan pelaksana proyek. Mereka telah berani melanggar kesepakatan yang sudah disepakati. Dan menurut kami para petani, itu akan merugikan kami nantinya. Tidak ada yang diperbaiki kalau hanya menambal seperti ini. Kami merasa ditipu oleh kontraktor karena semau-maunya melanggar. Yang rugi kami para petani kan anggarannya ada untuk mendukung pengairan bagi petani, eh malah seperti ini hasilnya," ucapnya.
Menurut dia, rehabilitasi irigasi tersebut tidak menimbulkan dampak positif ke petani, melainkan kerugian karena bila air yang mengaliri sawah tidak maksimal maka ribuan hektar sawah terancam gagal panen. Selain itu, warga mengancam bila tidak dikembalikan sesuai kesepakan maka akan melakukan aksi lanjutan.
"Rabu depan (27/4) kami akan membongkar semua yang telah dikerjakan PT Wijaya Karya ini kalau tidak mau merubah polanya. Kalau tidak bisa mengerjakan kembalikan dananya ke Negara," ujarnya.
PT Wijaya Karya Semesta, melalui perwakilannya, Yayat menyatakan akan membicarakan hal tersebut ke pihak Pemerintah Provinsi Sulsel, sebab proyek ini dikerjakan atas rekomendasi Pemprov Sulsel. Selain itu, pihak pelaksana berencana melakukan pertemuan dengan warga terkait masalah itu, namun dia menolak bila dipersalahkan karena yang dikerjakan sesuai aturan dan instruksi yang ada.
"Yang dikerjakan sesuai aturan dan instruksi kok. Jelas persoalan ini masih harus dibicarakan kembali dan memikirkan solusi untuk pemecahan masalah ini. Mungkin hanya perlu penyamaan persepsi dulu sebelum ini dilanjutkan, tetapi intinya proyek itu harus tetap jalan," kata pria yang bekerja sebagai pengawas pelaksanaan proyek ini.
RCA 102,5 FM Bulukumba
Kawasan Minapolitan Segera Hadir di Kabupaten Bulukumba
Kabupaten Bulukumba menjadi salah satu daerah yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengembangkan kawasan Minapolitan yang berbasis Perikanan Tangkap. Penetapan Bulukumba merupakan salah satu dari sebelas kabupaten/kota di Indonesia dan satu-satunya daerah di Sulawesi-Selatan yang ditetapkan Kementrian Kelautan dan Perikanan tahun 2011 ini.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Nurdin Radja menyampaikan kesiapan Kabupaten Bulukumba untuk menindaklanjuti program Kementrian Kelautan dan Perikanan dengan menindaklanjuti surat Dirjen Perikanan Tangkap yang meminta untuk segera menetapkan Kawasan Minapolitan Perikanan Tangkap, membentuk kelompok kerja, menyusun masterplan kawasan minapolitan, serta inventarisasi potensi, permasalahan dan upaya pencegahan masalah terhadap hasil usaha perikanan, ujar Nurdin saat menjelaskan rencana tindaklanjut program KKP tersebut pada rapat di ruang rapat Bappeda Bulukumba, selasa 26/4.
Ini adalah tindak lanjut dari hasil kunjungan Dirjen Perikanan Tangkap Dedi Sutisna pada awal bulan maret lalu saat mencanangkan Kabupaten Bulukumba sebagai sentra pembuatan Kapal Rakyat di Kawasan Timur Indonesia, sekaligus menetapkan Bulukumba sebagai Kawasan Minapolitan Bidang Perikanan Tangkap, urai Nurdin.
Dalam pertemuan pembahasan surat Dirjen, sejumlah Kepala Satuan Kerja terkait hadir, diantaranya Kepala Bappeda Burhanuddin Kadir, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hasyim, Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Rosali A. Liong, dan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Rahman Ismail.
Menurut Nurdin, pembangunan yang akan dilakukan di kawasan Minapolitan nantinya akan terintegrasi mulai dari infrastruktur khususnya pelabuhan, sarana alat tangkap, proses produksi dan pemasaran. Intinya kita akan melihat kawasan ini sebagai kawasan pusat pengembangan kota yang perikanan.
"Saat ini kita sudah memiliki pelabuhan laut yang cukup potensial di Kecamatan Kajang, pelabuhan rakyat di enam kecamatan pesisir pantai dan industri pembuatan perahu di Bontobahari, jadi kita sangat siap untuk melaksanakan program ini," ujarnya.
Untuk mendukung recana tersebut, Pemkab Bulukumba juga telah memiliki konsep Marine Politan Center (MPC) di Bontobahari, yang akan dipadukan dalam rencana program Minapolitan, tambah Akrim Amir Kepala Bidang Pengembangan Wilayah Bappeda Bulukumba.
(RCA 102,5 FM Bulukumba)
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Nurdin Radja menyampaikan kesiapan Kabupaten Bulukumba untuk menindaklanjuti program Kementrian Kelautan dan Perikanan dengan menindaklanjuti surat Dirjen Perikanan Tangkap yang meminta untuk segera menetapkan Kawasan Minapolitan Perikanan Tangkap, membentuk kelompok kerja, menyusun masterplan kawasan minapolitan, serta inventarisasi potensi, permasalahan dan upaya pencegahan masalah terhadap hasil usaha perikanan, ujar Nurdin saat menjelaskan rencana tindaklanjut program KKP tersebut pada rapat di ruang rapat Bappeda Bulukumba, selasa 26/4.
Ini adalah tindak lanjut dari hasil kunjungan Dirjen Perikanan Tangkap Dedi Sutisna pada awal bulan maret lalu saat mencanangkan Kabupaten Bulukumba sebagai sentra pembuatan Kapal Rakyat di Kawasan Timur Indonesia, sekaligus menetapkan Bulukumba sebagai Kawasan Minapolitan Bidang Perikanan Tangkap, urai Nurdin.
Dalam pertemuan pembahasan surat Dirjen, sejumlah Kepala Satuan Kerja terkait hadir, diantaranya Kepala Bappeda Burhanuddin Kadir, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hasyim, Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Rosali A. Liong, dan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Rahman Ismail.
Menurut Nurdin, pembangunan yang akan dilakukan di kawasan Minapolitan nantinya akan terintegrasi mulai dari infrastruktur khususnya pelabuhan, sarana alat tangkap, proses produksi dan pemasaran. Intinya kita akan melihat kawasan ini sebagai kawasan pusat pengembangan kota yang perikanan.
"Saat ini kita sudah memiliki pelabuhan laut yang cukup potensial di Kecamatan Kajang, pelabuhan rakyat di enam kecamatan pesisir pantai dan industri pembuatan perahu di Bontobahari, jadi kita sangat siap untuk melaksanakan program ini," ujarnya.
Untuk mendukung recana tersebut, Pemkab Bulukumba juga telah memiliki konsep Marine Politan Center (MPC) di Bontobahari, yang akan dipadukan dalam rencana program Minapolitan, tambah Akrim Amir Kepala Bidang Pengembangan Wilayah Bappeda Bulukumba.
(RCA 102,5 FM Bulukumba)
Biota Laut Terlengkap Ada Di Kawasan Taman Laut Nasional Takabonerate Selayar
Biota Laut Takabonerate Terlengkap di Dunia
Balai TNTBR Perbanyak Sosialisasi
Taman Nasional Takabonerate, memiliki biota laut yang terlengkap di du-nia. Namun sayang, pemahaman tentang konservasi terumbu karang yang merupakan aset nasional yang ada di Kepulauan Selayar itu, ternyata masih jauh dari harapan.
Olehnya itu, dilakukanlah sosia-lisasi Konservasi Taman Nasional (TN) Takabonerate. Hal ini disampaikan Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TNTBR), Kabupa-ten Kepulauan Selayar, Ir Noel Layuk Allo MM, dalam sambutannya ketika berlangsung sosialisasi konservasi TN Taka Bonerate yang dibuka Asisten Ekonomi Pemba-ngunan, Andi Mappagau SE, di Selayar Beach Hotel Benteng Kepulauan Selayar, Selasa (19/10).
Sosialisasi konservasi TNTBR tersebut, diikuti 30 peserta dan semuanya dari kalangan guru, mulai dari guru SD, SMP dan SMA/.SMK dan yang sederajat. Para peserta akan menerima tiga jenis materi, dian-taranya tentang perundang-undangan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya, yang dibawakan Ir Lahuddin, Kabag TU Balai TN Ta-kabonerate.
Upaya lain yang dilakukan Balai TN Takabonerate Kepulauan Selayar, dalam rangka pelestarian kawasan Takabonerate, yakni pembinaan ka-der kepada siswa SMA yang dilaksanakan di Baruga, milik H Andi Maddewari, dan diikuti 40 peserta yang dibuka langsung Ir Noel Layuk Allo MM.Dikatakan Noel Layuk Allo bahwa kurangnya sosisalisasi tentang konservasi Taman Nasional (TN) Takabonerate yang sudah dikenal di Indonesia bahkan di dunia, harus diperhatikan. “Melalui kegiatan ini yang dikhususkan bagi guru guru, memang diharapkan bisa menjadi corong bagi siswa-siswanya dan juga kepada masyarakat, agar mengetahui keberadaan taman nasional ini,” katanya.
Sehubungan akan diadakannya Ta-kabonerate Islands Expedition ke II sebagai ajang promosi international, tentunya seluruh warga Selayar sendiri harus lebih banyak tahu tentang terumbu karang. “Apalah jadinya kalau orang luar banyak mengetahui tentang keberadaan kawasan terumbu karang Takabonerate sementara orang Selayar kurang memahaminya,” ujarnya.
Sementara Asisten Ekonomi Pembangunan, Andi Mappagau SE, mejelaskan bahwa atol TN Takabonera-te adalah atol yang terbesar ketiga di dunia. Selain itu, TN Takabonerate ternyata memiliki keanekaragaman biota laut terlengkap di dunia. Selain itu juga, berbagai biota laut yang belum ada namanya, juga ada di Takabonerate. ()
Balai TNTBR Perbanyak Sosialisasi
Taman Nasional Takabonerate, memiliki biota laut yang terlengkap di du-nia. Namun sayang, pemahaman tentang konservasi terumbu karang yang merupakan aset nasional yang ada di Kepulauan Selayar itu, ternyata masih jauh dari harapan.
Olehnya itu, dilakukanlah sosia-lisasi Konservasi Taman Nasional (TN) Takabonerate. Hal ini disampaikan Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TNTBR), Kabupa-ten Kepulauan Selayar, Ir Noel Layuk Allo MM, dalam sambutannya ketika berlangsung sosialisasi konservasi TN Taka Bonerate yang dibuka Asisten Ekonomi Pemba-ngunan, Andi Mappagau SE, di Selayar Beach Hotel Benteng Kepulauan Selayar, Selasa (19/10).
Sosialisasi konservasi TNTBR tersebut, diikuti 30 peserta dan semuanya dari kalangan guru, mulai dari guru SD, SMP dan SMA/.SMK dan yang sederajat. Para peserta akan menerima tiga jenis materi, dian-taranya tentang perundang-undangan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya, yang dibawakan Ir Lahuddin, Kabag TU Balai TN Ta-kabonerate.
Upaya lain yang dilakukan Balai TN Takabonerate Kepulauan Selayar, dalam rangka pelestarian kawasan Takabonerate, yakni pembinaan ka-der kepada siswa SMA yang dilaksanakan di Baruga, milik H Andi Maddewari, dan diikuti 40 peserta yang dibuka langsung Ir Noel Layuk Allo MM.Dikatakan Noel Layuk Allo bahwa kurangnya sosisalisasi tentang konservasi Taman Nasional (TN) Takabonerate yang sudah dikenal di Indonesia bahkan di dunia, harus diperhatikan. “Melalui kegiatan ini yang dikhususkan bagi guru guru, memang diharapkan bisa menjadi corong bagi siswa-siswanya dan juga kepada masyarakat, agar mengetahui keberadaan taman nasional ini,” katanya.
Sehubungan akan diadakannya Ta-kabonerate Islands Expedition ke II sebagai ajang promosi international, tentunya seluruh warga Selayar sendiri harus lebih banyak tahu tentang terumbu karang. “Apalah jadinya kalau orang luar banyak mengetahui tentang keberadaan kawasan terumbu karang Takabonerate sementara orang Selayar kurang memahaminya,” ujarnya.
Sementara Asisten Ekonomi Pembangunan, Andi Mappagau SE, mejelaskan bahwa atol TN Takabonera-te adalah atol yang terbesar ketiga di dunia. Selain itu, TN Takabonerate ternyata memiliki keanekaragaman biota laut terlengkap di dunia. Selain itu juga, berbagai biota laut yang belum ada namanya, juga ada di Takabonerate. ()
Murid SD Pun Ikut Demo Desak Gubernur Penuhi Janji
Warga Kelurahan Tana Beru, Kecamtan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba melakukan aksi tutup jalan siang ini.
Warga menutup jalan dikarenakan mereka kecewa karena sejak dua tahun lalu sampai saat ini belum juga diperbaiki jalan poros yang menghubungkan ke Kabupaten Kepulauan Selayar dan ke kawasan Wisata Tanjung Bira.
Aksi itu diikuti juga sejumlah murid SD di Tana Beru bersama sejumlah warga dan aktivis. Warga setempat menyesalahan sikap pihak pemprov yang dianggap tidak pernah melakukan perbaikan jalan tersebut selama tiga tahun terakhir. (TRIBUN TIMUR.COM )
Warga menutup jalan dikarenakan mereka kecewa karena sejak dua tahun lalu sampai saat ini belum juga diperbaiki jalan poros yang menghubungkan ke Kabupaten Kepulauan Selayar dan ke kawasan Wisata Tanjung Bira.
Aksi itu diikuti juga sejumlah murid SD di Tana Beru bersama sejumlah warga dan aktivis. Warga setempat menyesalahan sikap pihak pemprov yang dianggap tidak pernah melakukan perbaikan jalan tersebut selama tiga tahun terakhir. (TRIBUN TIMUR.COM )
Ratusan Warga Tana Beru Tahan Bus Asal Selayar
Warga Tana Beru, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, menggelar aksi demonstrasi sejak pukul 11.00 wita siang tadi.
Dalam aksi ini mereka menahan sejumlah bus asal Selayar yang melintas di jalur tersebut.
Aksi warga itu memaksa sopir dari Kabupaten Kepulauan Selayar turun berorasi meminta pihak Pemrintah Provinsi Sulsel khususnya Gubernur Syahrul Yasin Limpo untuk mempunyai perhatiannya sesuai dengan janjinya saat sebelum menjadi calon gubernur lalu.
" Janjinya kan pak Gubernur dulu akan memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Selatan Sulsel. Tapi sampai saat ini belum ada juga buktinya janji itu," kata Armiati, warga Tana Beru. (*)
Dalam aksi ini mereka menahan sejumlah bus asal Selayar yang melintas di jalur tersebut.
Aksi warga itu memaksa sopir dari Kabupaten Kepulauan Selayar turun berorasi meminta pihak Pemrintah Provinsi Sulsel khususnya Gubernur Syahrul Yasin Limpo untuk mempunyai perhatiannya sesuai dengan janjinya saat sebelum menjadi calon gubernur lalu.
" Janjinya kan pak Gubernur dulu akan memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Selatan Sulsel. Tapi sampai saat ini belum ada juga buktinya janji itu," kata Armiati, warga Tana Beru. (*)
Listrik Di Selayar Sering Padam Tapi Pecahkan Rekor
Written By Indonesia 24 Jam on Selasa, 26 April 2011 | 4/26/2011 12:48:00 AM
Listrik Selayar Pecahkan Rekor, Tiada Hari Tanpa Pemadaman.
Abdi Rahmat.SH.MH
Sebenarnya prestasi ini memang perlu mendapat catatan bagi PLN, soalnya kalaupun ini prestasi yang tidak disamai oleh cabang lainnya tapi ini merupakan sebuah penurunan standar pelayanan bagi pelanggang dalam kewajiban PLN melayani pelanggannya. Bisa dibayangkan bila kemudian para warga Selayar yang berlangganan aliran listrik dengan PLN Selayar mengaku mengalami kerusakan sejumlah alat alat rumah tangga yang menggunakan listrik. Dan yang lebih menyedihkan lagi karena, akibat prestasi pemecahan rekor ini, banyak usaha uasaha keluarga yang terpaksa gulung tikar.
Sebenarnya ada apa di PLN Selayar yang setiap harinya melakukan pemadaman mendadak tanpa pemberitahuan alias mendadak dan seenaknya saja di lakukan ? Apakah memang ini murni sebuah kerusakan ? ataukah ini hanya akal akalan pihak pengelola mesin saja agar bisa memainkan kuota bahan bakar ?
Entahlah apa jawabannya, yang pasti inilah kenyataannya. Selama hampir 15 tahun saya berada di Kabupaten Selayar ini, hingga akhirnya saya mempunyai keluarga yang asli Selayar dan sebagian dari mereka adalah pejabat yang tidak mampu berbuat sesuatu terhadap listrik warganya saat ini. Ketahuilah bahwa persoalan listrik ini telah menjadi bahan kampanye setiap anggota dewan selama 15 tahun terakhir dan menjadi janji setiap calon bupati pada 2 kali pilkada selama hidupku di Selayar.
Sayang seribu sayang karena prestasi PLN ini bukanlah sebuah hal yang patut dibanggakan akan tetapi sebuah luka bagi orang Selayar yang tidak pernah sembuh sembuh.
Terakhir dari tulisan ini menyebutkan bahwa selama 15 tahun ini, telah 7 kepala PLN yang pindah dan terkena mutasi selanjutnya penyakit aliran listrik di Selayar tidak pernah berubah. Sayang para pejabat PLN yang orang Selayar tidak pernah memperhatikan kampung halamnnya yang miskin ini. Maaf bila saya salah, dan sukses untuk Pln.
(http://ekonomi.kompasiana.com/)
Abdi Rahmat.SH.MH
Sebenarnya prestasi ini memang perlu mendapat catatan bagi PLN, soalnya kalaupun ini prestasi yang tidak disamai oleh cabang lainnya tapi ini merupakan sebuah penurunan standar pelayanan bagi pelanggang dalam kewajiban PLN melayani pelanggannya. Bisa dibayangkan bila kemudian para warga Selayar yang berlangganan aliran listrik dengan PLN Selayar mengaku mengalami kerusakan sejumlah alat alat rumah tangga yang menggunakan listrik. Dan yang lebih menyedihkan lagi karena, akibat prestasi pemecahan rekor ini, banyak usaha uasaha keluarga yang terpaksa gulung tikar.
Sebenarnya ada apa di PLN Selayar yang setiap harinya melakukan pemadaman mendadak tanpa pemberitahuan alias mendadak dan seenaknya saja di lakukan ? Apakah memang ini murni sebuah kerusakan ? ataukah ini hanya akal akalan pihak pengelola mesin saja agar bisa memainkan kuota bahan bakar ?
Entahlah apa jawabannya, yang pasti inilah kenyataannya. Selama hampir 15 tahun saya berada di Kabupaten Selayar ini, hingga akhirnya saya mempunyai keluarga yang asli Selayar dan sebagian dari mereka adalah pejabat yang tidak mampu berbuat sesuatu terhadap listrik warganya saat ini. Ketahuilah bahwa persoalan listrik ini telah menjadi bahan kampanye setiap anggota dewan selama 15 tahun terakhir dan menjadi janji setiap calon bupati pada 2 kali pilkada selama hidupku di Selayar.
Sayang seribu sayang karena prestasi PLN ini bukanlah sebuah hal yang patut dibanggakan akan tetapi sebuah luka bagi orang Selayar yang tidak pernah sembuh sembuh.
Terakhir dari tulisan ini menyebutkan bahwa selama 15 tahun ini, telah 7 kepala PLN yang pindah dan terkena mutasi selanjutnya penyakit aliran listrik di Selayar tidak pernah berubah. Sayang para pejabat PLN yang orang Selayar tidak pernah memperhatikan kampung halamnnya yang miskin ini. Maaf bila saya salah, dan sukses untuk Pln.
(http://ekonomi.kompasiana.com/)
FPS Nilai Pihak Berwajib Tidak Serius Dalam Pemberantasan Korupsi
Written By Indonesia 24 Jam on Minggu, 24 April 2011 | 4/24/2011 03:11:00 AM
Hingga saat ini sejumlah data dan catatan yang telah diserahkan oleh pengurus Forum Peduli Selayar (FPS) kepada pihak kepolisian sejak tahun 2008 belum diketahui perkembangannya, termasuk sejumlah informasi melalui melalui media cetak dan media on line yang diharapkan dapat memberikan masukan kepada pihak pihak terkait sepertinya hanya tampil lewat saja ujar Arsil Ihsan ketua umum FPS kepada seluruh anggota FPS yang selama 2 hari ini Jumat dan Sabtu (22/23-4) mengadakan konsolidasi wilayah di kantor FPS Benteng. Salah satu perihal yang telah ditayangkan media online menyebut bahwa FPS telah melakukan pembukaan dokumen dugaan kerugian negara di DPRD Selayar di ruangan kapolres Selayar yang saat itu masih dijabat AKBP.MNur Subchan SmHk. Belum lagi kasus korupsi Takabonerate yang ditangani Kejaksaan Negeri Selayar sejak tahun 205 lalu yang hingga kini belum pernah tuntas dan sepertinya ditutupi untuk diketahui public. Ada lagi yang lebih menarik yakni dugaan kerugian negara pada proyek jalan lingkar jampea.
Salah satu release media online yang diperlihatkan oleh Arsil dibawah ini ;
Siaran Pers Forum Peduli Selayar Tentang Dugaan Kerugian Negara Miliaran di DPRD Selayar.FPS : MILIARAN KERUGIAN NEGARA DI DPRD SELAYAR SEJAK 2002-2009
FPS: harapkan penyidik jeli dan tidak terkecoh administrasi fiktif yang rapi.
Setelah melakukan investigasi ringan dan pengumpulan informasi selama awal tahun 2010, tentang sinyalemen dan dugaan keras telah terjadi kerugian negara miliaran rupiah pada pengelolaan anggaran DPRD sejak tahun 2002 hingga saat ini, akhirnya timsus FPS yang menangani dan memantau kinerja wakil rakyat melayangkan permintaan bantuan penyelidikan dan penyidikan ke kepolisian Resort Selayar terhadap item item pembelanjaan dana negara yang di duga keras telah terjadi penyimpangan anggaran negara di lingkup DPRD Selayar. Jumlah kerugian negara di lingkup DPRD Selayar sejak tahun 2002 hingga tahun 2009, belum dapat diperhitungan secara matematika pasti, namun jumlahnya melebihi 5 M rupiah sudah dipastikan. Sulitnya melakukan upaya klarifikasi ke penanggungjawab DPRD saat ini bukanlah sebuah rahasia bagi masyarakat Selayar. Apalagi bila sebuah hal berbau miring kemudian di pertanyakan, maka sangatlah susah mendapat hasil klarifikasi yang diharapkan. Begitupun sebaliknya, bila seorang anggota dewan periode 2004-2009 dikunjungi kerumahnya untuk dimintai informasi terkait adanya sinyaliran dugaan kerugian negara yang pada dasarnya mengacu dan tertuang dalam undang undang korupsi, mereka menjawab, bila hal hal seperti itu tanyakan saja ke sekretariat secara langsung, karena kami tidak mengelola keuangan. Berdasarkan fakta dan kenyataan yang dialami oleh Tim FPS, serta terbatasnya kewenangan sebagai lembaga independen swadaya masyarakat pemerhati selayar yang mendukung pemberantasan korupsi, maka diputuskanlah untuk melakukan permintaan bantuan penyelidikan ke kepolisian selayar, setidaknya faktor kesulitan yang menjadi kendala FPS tidak menjadi halangan bagi kepolisian berdasarkan kewenangan dan tugas yang tertuang dalam UU No 2 tahun 2002 tentang kepolsian negara. Selanjutnya setelah penyerahan secara resmi draft dugaan kerugian negara di DPRD Selayar sejak tahun 2002 hingga tahun 2009, diharapkan agar pihak kepolisian selayar segera bertindak. Semoga dalam pelaksanaan penelidikan nanti, penyidik tidak terkecoh dalam meneliti dan menelaah pertanggungjawaban serta administrasi keuangan yang telah dibuat oleh penanggung jawabnya. (FPS-PERS).
-------------------------------------------------------------------------------------------
DAFTAR DUGAAN KERUGIAN NEGARA SEJAK TAHUN 2002 S/D 2009
DILINGKUP DPRD SELAYAR DARI DATA FORUM PEDULI SELAYAR (FPS)
1. Dugaan kerugian Negara yang timbul dalam pelaksanaan Pembangunan Mushallah Kantor DPRD Selayar, yang terletak di sebelah utara bangunan kantor lama. Indikasi kerugian negara pada awal perencanaan yang menggelembungkan anggaran pembiayaan proyek ini. Telaah kasat diawali dari perbandingan ukuran luas bangunan dan besarnya biaya yang di keluarkan. Telaah kedua, material sekunder seperti tegel dan mar mar di duga kuat menyalahi bestek yang menyebabkan terjadinya mark up dalam pembelian kedua material ini. Biaya pengecatan serta alat kelengkapan rumah ibadah sangat kuat dugaan terjadi mark up yang mengarah pada perbuatan pertanggungjawaban fiktif pada item pencairan dana proyek ini oleh kontraktor. Telaah ke tiga dari bangunan Mushallah ini yang diduga kuat terjadi pertanggungjawaban fiktif adalah munculnya anggaran lanjutan pembangunannya dalam apbd selayar tahun 2003. Telaah empat telah terjadi dugaan kerugian negara adalah adanya anggaran pemeliharaan setiap tahun yang diduga kuat telah terjadi proses pembuatan pertanggungjawaban fiktif.
2. Dugaan kerugian negara yang timbul atas adanya proyek pengadaan sound sistem ruang rapat DPRD Selayar yang sumber anggarannya dari APBD Selayar tahun 2002/2004. Telaah informasi dalam proses pembelian perlengkapan ruangan sidang anggota dewan selayar ini diduga keras telah terjadi mark up ini, telah pernah mendapat proses awal penyidikan oleh pihak berwajib.
3. Dugaan kerugian negara yang timbul atas adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran pembelian baju dinas anggota DPRD Selayar periode 2002/2004-2009. Diduga keras adanya mark up harga dalam proses pelaksanaan kegiatan ini. Telaah informasi, bahwa terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam proses pertanggung jawaban penggunaan anggaran kegiatan ini.
4. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat penggunaan anggaran biaya perjalanan dinas ketua dan wakil ketua, serta alat kelengkapan dewan DPRD Selayar periode 2002/2004-2009. Telaah argumentasi dan informasi, bahwa pertanggungjawaban penggunaan anggaran item ini, diduga keras fiktif.
5. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat adanya penyimpangan anggaran pembuatan buku dan pencetakan sejumlah kegiatan profil Dewan tahun 2002/2004/2009. Telaah informasi bahwa telah terjadi mark up dan pertanggungjawaban fiktif dalam penggunaan anggaran kegiatan ini.
6. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam penggunaan anggaran pembayarn Tunjangan perumahan ketua dan wakil ketua DPRD Selayar periode 2002/2004-2009,diduga keras telah terjadi penyimpangan dalam penggunaan pelaksanaannya yang menyimpang dari aturan yang berlaku. Bila dalam proses administrasi terlaksana, maka diduga keras telah terjadi pertanggungjawaban fiktif.
7. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam proses pengadaan mobil sekretariat DPRD Selayar yang anggarannya bersumber dari APBD Selayar TA.2002/2003 berupa mobil mopen merk Suzuki Carri 1.5. telaah informasi bahwa mobil tersebut telah mendapat dem namun diduga kuat telah terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam proses pelaksanaannya.
8. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam proses pembelian mobil dinas ketua dan wakil ketua serta alat kelengkapan dewan DPRD Selayar yang terlaksana pada tahun 2002, 2003, 2004, 2005 diduga keras terjadi penyimpangan dan mark up. Telaah informasi, bahwa sebagian dari mobil yang dibeli dari anggaran daerah ini, telah di DEM.namun terjadi kesalahan dalam proses DEM mengingat waktu pemakaian dan masa tugas pengguna yang memiliki mobil tersebut tidak diatur dalam aturan perundang undangan yang berlaku, sehingga diduga keras telah terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam pelaksanaannya .
9. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam item kegiatan penerbitan tabloid DPRD Selayar pada tahun 2002/2003,2004. Diduga keras telah terjadi pertanggungjawaban fiktif. Telaah informasi, bahwa periode dan masa penerbitan tidak terlaksana sesuai kontrak antara pihak ketiga dan Sekretariat DPRD Selayar.
10. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat belum terealisasinya proses pengembalian tunjangan komunikasi intensif anggota DPRD Selayar periode 2004-2009. Telaah informasi, bahwa proses pengembaliannya berakhir pada bulan agustus tahun 2008 atau selambat lambatnya pada akhir tahun berjalan.
11. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat adanya pengelolaan anggaran tunjangan ketua dan wakil ketua DPRD Selayar perioede 2004-2009 yang diduga terjadi penyimpangan. Telaah informasi,bahwa telah terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam proses pengembalian kelebihan dan kekurangannya.
12. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat adanya pembelian mobil dinas ketua DPRD Selayar tahun 2009. Telaah informasi bahwa telah terjadi mark up dan kesalahan tehnis juknis dan perencanaan proyek ini, dimana diduga keras telah terjadi proses administrasi fiktif.
Selayar, 3 Februari 2010
FORUM PEDULI SELAYAR
Arsil Ihsan (ketua)
**bila terjadi kesalahan penulisan maka akan diperbaiki kemudian & bila terjadi ketidak fahaman maka diminta untuk melakukan konfirmasi resmi ke pihak FPS. Data ini di keluarkan untuk kebutuhan investigasi dan pengembangan pada upaya hukum.
Salah satu release media online yang diperlihatkan oleh Arsil dibawah ini ;
Siaran Pers Forum Peduli Selayar Tentang Dugaan Kerugian Negara Miliaran di DPRD Selayar.FPS : MILIARAN KERUGIAN NEGARA DI DPRD SELAYAR SEJAK 2002-2009
FPS: harapkan penyidik jeli dan tidak terkecoh administrasi fiktif yang rapi.
Setelah melakukan investigasi ringan dan pengumpulan informasi selama awal tahun 2010, tentang sinyalemen dan dugaan keras telah terjadi kerugian negara miliaran rupiah pada pengelolaan anggaran DPRD sejak tahun 2002 hingga saat ini, akhirnya timsus FPS yang menangani dan memantau kinerja wakil rakyat melayangkan permintaan bantuan penyelidikan dan penyidikan ke kepolisian Resort Selayar terhadap item item pembelanjaan dana negara yang di duga keras telah terjadi penyimpangan anggaran negara di lingkup DPRD Selayar. Jumlah kerugian negara di lingkup DPRD Selayar sejak tahun 2002 hingga tahun 2009, belum dapat diperhitungan secara matematika pasti, namun jumlahnya melebihi 5 M rupiah sudah dipastikan. Sulitnya melakukan upaya klarifikasi ke penanggungjawab DPRD saat ini bukanlah sebuah rahasia bagi masyarakat Selayar. Apalagi bila sebuah hal berbau miring kemudian di pertanyakan, maka sangatlah susah mendapat hasil klarifikasi yang diharapkan. Begitupun sebaliknya, bila seorang anggota dewan periode 2004-2009 dikunjungi kerumahnya untuk dimintai informasi terkait adanya sinyaliran dugaan kerugian negara yang pada dasarnya mengacu dan tertuang dalam undang undang korupsi, mereka menjawab, bila hal hal seperti itu tanyakan saja ke sekretariat secara langsung, karena kami tidak mengelola keuangan. Berdasarkan fakta dan kenyataan yang dialami oleh Tim FPS, serta terbatasnya kewenangan sebagai lembaga independen swadaya masyarakat pemerhati selayar yang mendukung pemberantasan korupsi, maka diputuskanlah untuk melakukan permintaan bantuan penyelidikan ke kepolisian selayar, setidaknya faktor kesulitan yang menjadi kendala FPS tidak menjadi halangan bagi kepolisian berdasarkan kewenangan dan tugas yang tertuang dalam UU No 2 tahun 2002 tentang kepolsian negara. Selanjutnya setelah penyerahan secara resmi draft dugaan kerugian negara di DPRD Selayar sejak tahun 2002 hingga tahun 2009, diharapkan agar pihak kepolisian selayar segera bertindak. Semoga dalam pelaksanaan penelidikan nanti, penyidik tidak terkecoh dalam meneliti dan menelaah pertanggungjawaban serta administrasi keuangan yang telah dibuat oleh penanggung jawabnya. (FPS-PERS).
-------------------------------------------------------------------------------------------
DAFTAR DUGAAN KERUGIAN NEGARA SEJAK TAHUN 2002 S/D 2009
DILINGKUP DPRD SELAYAR DARI DATA FORUM PEDULI SELAYAR (FPS)
1. Dugaan kerugian Negara yang timbul dalam pelaksanaan Pembangunan Mushallah Kantor DPRD Selayar, yang terletak di sebelah utara bangunan kantor lama. Indikasi kerugian negara pada awal perencanaan yang menggelembungkan anggaran pembiayaan proyek ini. Telaah kasat diawali dari perbandingan ukuran luas bangunan dan besarnya biaya yang di keluarkan. Telaah kedua, material sekunder seperti tegel dan mar mar di duga kuat menyalahi bestek yang menyebabkan terjadinya mark up dalam pembelian kedua material ini. Biaya pengecatan serta alat kelengkapan rumah ibadah sangat kuat dugaan terjadi mark up yang mengarah pada perbuatan pertanggungjawaban fiktif pada item pencairan dana proyek ini oleh kontraktor. Telaah ke tiga dari bangunan Mushallah ini yang diduga kuat terjadi pertanggungjawaban fiktif adalah munculnya anggaran lanjutan pembangunannya dalam apbd selayar tahun 2003. Telaah empat telah terjadi dugaan kerugian negara adalah adanya anggaran pemeliharaan setiap tahun yang diduga kuat telah terjadi proses pembuatan pertanggungjawaban fiktif.
2. Dugaan kerugian negara yang timbul atas adanya proyek pengadaan sound sistem ruang rapat DPRD Selayar yang sumber anggarannya dari APBD Selayar tahun 2002/2004. Telaah informasi dalam proses pembelian perlengkapan ruangan sidang anggota dewan selayar ini diduga keras telah terjadi mark up ini, telah pernah mendapat proses awal penyidikan oleh pihak berwajib.
3. Dugaan kerugian negara yang timbul atas adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran pembelian baju dinas anggota DPRD Selayar periode 2002/2004-2009. Diduga keras adanya mark up harga dalam proses pelaksanaan kegiatan ini. Telaah informasi, bahwa terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam proses pertanggung jawaban penggunaan anggaran kegiatan ini.
4. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat penggunaan anggaran biaya perjalanan dinas ketua dan wakil ketua, serta alat kelengkapan dewan DPRD Selayar periode 2002/2004-2009. Telaah argumentasi dan informasi, bahwa pertanggungjawaban penggunaan anggaran item ini, diduga keras fiktif.
5. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat adanya penyimpangan anggaran pembuatan buku dan pencetakan sejumlah kegiatan profil Dewan tahun 2002/2004/2009. Telaah informasi bahwa telah terjadi mark up dan pertanggungjawaban fiktif dalam penggunaan anggaran kegiatan ini.
6. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam penggunaan anggaran pembayarn Tunjangan perumahan ketua dan wakil ketua DPRD Selayar periode 2002/2004-2009,diduga keras telah terjadi penyimpangan dalam penggunaan pelaksanaannya yang menyimpang dari aturan yang berlaku. Bila dalam proses administrasi terlaksana, maka diduga keras telah terjadi pertanggungjawaban fiktif.
7. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam proses pengadaan mobil sekretariat DPRD Selayar yang anggarannya bersumber dari APBD Selayar TA.2002/2003 berupa mobil mopen merk Suzuki Carri 1.5. telaah informasi bahwa mobil tersebut telah mendapat dem namun diduga kuat telah terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam proses pelaksanaannya.
8. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam proses pembelian mobil dinas ketua dan wakil ketua serta alat kelengkapan dewan DPRD Selayar yang terlaksana pada tahun 2002, 2003, 2004, 2005 diduga keras terjadi penyimpangan dan mark up. Telaah informasi, bahwa sebagian dari mobil yang dibeli dari anggaran daerah ini, telah di DEM.namun terjadi kesalahan dalam proses DEM mengingat waktu pemakaian dan masa tugas pengguna yang memiliki mobil tersebut tidak diatur dalam aturan perundang undangan yang berlaku, sehingga diduga keras telah terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam pelaksanaannya .
9. Dugaan kerugian negara yang timbul dalam item kegiatan penerbitan tabloid DPRD Selayar pada tahun 2002/2003,2004. Diduga keras telah terjadi pertanggungjawaban fiktif. Telaah informasi, bahwa periode dan masa penerbitan tidak terlaksana sesuai kontrak antara pihak ketiga dan Sekretariat DPRD Selayar.
10. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat belum terealisasinya proses pengembalian tunjangan komunikasi intensif anggota DPRD Selayar periode 2004-2009. Telaah informasi, bahwa proses pengembaliannya berakhir pada bulan agustus tahun 2008 atau selambat lambatnya pada akhir tahun berjalan.
11. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat adanya pengelolaan anggaran tunjangan ketua dan wakil ketua DPRD Selayar perioede 2004-2009 yang diduga terjadi penyimpangan. Telaah informasi,bahwa telah terjadi pertanggungjawaban fiktif dalam proses pengembalian kelebihan dan kekurangannya.
12. Dugaan kerugian negara yang timbul akibat adanya pembelian mobil dinas ketua DPRD Selayar tahun 2009. Telaah informasi bahwa telah terjadi mark up dan kesalahan tehnis juknis dan perencanaan proyek ini, dimana diduga keras telah terjadi proses administrasi fiktif.
Selayar, 3 Februari 2010
FORUM PEDULI SELAYAR
Arsil Ihsan (ketua)
**bila terjadi kesalahan penulisan maka akan diperbaiki kemudian & bila terjadi ketidak fahaman maka diminta untuk melakukan konfirmasi resmi ke pihak FPS. Data ini di keluarkan untuk kebutuhan investigasi dan pengembangan pada upaya hukum.
Undangan Dan Agenda Rapat Rencana Pebangunan Gereja Di Selayar Berbeda
Dinilai Tidak Prosudure, Ketua Dewan Syuro NU Selayar Tinggalkan Rapat Rencana Pembangunan Gereja
Kendati dalam rapat rencana pembangunan gereja di kota Benteng Selayar yang berlangsung di areal mess mesjid raya bukan mewakili Nahdatul Ulama (NU) melainkan sebagai pengurus mesjid namun H.Ambo Rappe, ketua dewan syuro NU kabupaten Kepulauan Selayar tetap akan membawa hal ini ke forum NU, ujarnya sedikit agak kecewa terhadap kinerja panitia pelaksana yang tidak becus menurutnya sehingga dirinya harus walk out dan pamit untuk meninggalkan rapat.
Salah satu hal yang menjadi penilaian awal dari H.Ambo adalah rapat berjalan dengan sendirinya tanpa ada kata pembuka dan kata penyambung sesuai perihal undangan, tiba tiba sejumlah undangan telah beradu argumen. Malah undangan yang telah hadir dari umat kristen serta pendeta yang telah berada di ruangan tersebut terpaksa harus menerima usul agar mereka tidak usah ikut malam ini dan akan di undang kemudian. Hal ini untuk menghindari adanya ketersinggungan dan kles antar umat beragama di Selayar, ujar H.Ambo.
Ditanya mengenai pendapatnya tentang rencana pembangunan gereja di tengah tengah kota Benteng yang mayoritas warganya adalah muslim, H.Ambo menimpali dengan tegas menyatakan kami tentu saja akan selalu berpatokan pada hukum dan aturan yang berlaku agar tidak ada hal negatif atau hal buruk yang terjadi dan nantinya akan merugikan orang banyak. kalau semuanya sesuai aturan dan prosudure maka jangankan kami, siapapun tidak akan ada yang bisa melarang.
Kendati dalam rapat rencana pembangunan gereja di kota Benteng Selayar yang berlangsung di areal mess mesjid raya bukan mewakili Nahdatul Ulama (NU) melainkan sebagai pengurus mesjid namun H.Ambo Rappe, ketua dewan syuro NU kabupaten Kepulauan Selayar tetap akan membawa hal ini ke forum NU, ujarnya sedikit agak kecewa terhadap kinerja panitia pelaksana yang tidak becus menurutnya sehingga dirinya harus walk out dan pamit untuk meninggalkan rapat.
Salah satu hal yang menjadi penilaian awal dari H.Ambo adalah rapat berjalan dengan sendirinya tanpa ada kata pembuka dan kata penyambung sesuai perihal undangan, tiba tiba sejumlah undangan telah beradu argumen. Malah undangan yang telah hadir dari umat kristen serta pendeta yang telah berada di ruangan tersebut terpaksa harus menerima usul agar mereka tidak usah ikut malam ini dan akan di undang kemudian. Hal ini untuk menghindari adanya ketersinggungan dan kles antar umat beragama di Selayar, ujar H.Ambo.
Ditanya mengenai pendapatnya tentang rencana pembangunan gereja di tengah tengah kota Benteng yang mayoritas warganya adalah muslim, H.Ambo menimpali dengan tegas menyatakan kami tentu saja akan selalu berpatokan pada hukum dan aturan yang berlaku agar tidak ada hal negatif atau hal buruk yang terjadi dan nantinya akan merugikan orang banyak. kalau semuanya sesuai aturan dan prosudure maka jangankan kami, siapapun tidak akan ada yang bisa melarang.
885 Temuan Inspektorat Daerah Sulawesi Selatan Dalam Tahap Penyelesaian
Inspektorat Sulsel merampungkan 1.006 temuan dari sejumlah SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun yang tersebar diSKPD 24 kabupaten/kota. Temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan pada 2010dan yang tertunda pada tahun sebelumnya.
“Ada 885 dalamproses penyelesaian dan sisanya 1.639 atau 46% belum ditindaklanjuti,” kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo seusai menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2010 dalam rapat paripurna di DPRD Sulsel,baru-baru ini. Untuk tindak lanjut hasil pemeriksaan tahun yang sama dan tahun sebelumnya di kabupaten/ kotadinyatakanselesai1.309 dan dalam proses penyelesaian 1.627.
Sementara yang belum ditindaklanjuti 3.407 temuan. “Temuan itu bukan berarti penyelewengan, bisa saja sebuah peringatan. Untuk itu, semua yang menjadi temuan akan dilakukan pembinaan, meski memang tidak menutup kemungkinan adanya hal-hal seperti itu,”ujarnya. Mantan Bupati Gowa ini menjelaskan, khusus hasil pemeriksaan Inspektorat di 57 SKPD Pemprov Sulsel,terdapat 863 temuan dan 943 saran atau rekomendasi.
Di sisi lain, untuk pelaksanaan pemeriksaan reguler di 53 SKPD yang tersebar di 24 kabupaten/kota, diperoleh temuan 1.020 dan 1.254 rekomendasi. Sementara itu, khusus pemeriksaan akhir masa jabatan bupati yang dilakukan di 11 kabupaten, diperoleh 509 temuan dan 637 rekomendasi. “Meski banyak temuan, bukan berarti membuat pejabat takut berlebihan.
Sebaliknya, mereka harus bekerja maksimal sesuai aturan dan tidak menerapkan niat melakukan korupsi,” tuturnya. Ketua DPRD Sulsel M Roem mengatakan,meski sudah mendengarkan LKPj gubernur, DPRD tetap akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengevaluasi kinerja Gubernur pada tahun lalu. Evaluasi itu akan dilakukan tanpa harus memegang hasil audit BPK 2010.Dari hasil kerja pansus,barulah DPRD memberikan penilaian terhadap kinerja Gubernur melalui pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD. (SI)
“Ada 885 dalamproses penyelesaian dan sisanya 1.639 atau 46% belum ditindaklanjuti,” kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo seusai menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2010 dalam rapat paripurna di DPRD Sulsel,baru-baru ini. Untuk tindak lanjut hasil pemeriksaan tahun yang sama dan tahun sebelumnya di kabupaten/ kotadinyatakanselesai1.309 dan dalam proses penyelesaian 1.627.
Sementara yang belum ditindaklanjuti 3.407 temuan. “Temuan itu bukan berarti penyelewengan, bisa saja sebuah peringatan. Untuk itu, semua yang menjadi temuan akan dilakukan pembinaan, meski memang tidak menutup kemungkinan adanya hal-hal seperti itu,”ujarnya. Mantan Bupati Gowa ini menjelaskan, khusus hasil pemeriksaan Inspektorat di 57 SKPD Pemprov Sulsel,terdapat 863 temuan dan 943 saran atau rekomendasi.
Di sisi lain, untuk pelaksanaan pemeriksaan reguler di 53 SKPD yang tersebar di 24 kabupaten/kota, diperoleh temuan 1.020 dan 1.254 rekomendasi. Sementara itu, khusus pemeriksaan akhir masa jabatan bupati yang dilakukan di 11 kabupaten, diperoleh 509 temuan dan 637 rekomendasi. “Meski banyak temuan, bukan berarti membuat pejabat takut berlebihan.
Sebaliknya, mereka harus bekerja maksimal sesuai aturan dan tidak menerapkan niat melakukan korupsi,” tuturnya. Ketua DPRD Sulsel M Roem mengatakan,meski sudah mendengarkan LKPj gubernur, DPRD tetap akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengevaluasi kinerja Gubernur pada tahun lalu. Evaluasi itu akan dilakukan tanpa harus memegang hasil audit BPK 2010.Dari hasil kerja pansus,barulah DPRD memberikan penilaian terhadap kinerja Gubernur melalui pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD. (SI)
Penyempurnaan Gagasan Bupati dan Wabup Kabupaten Bulukumba
Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2015, Kamis (21/04).
Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Bulukumba Zainuddin Hasan mengatakan RPJMD merupakan hasil analisis dan penyempurnaan terhadap gagasan gagasan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
"Dari visi dan misi yang disampaikan selanjutnya di interpretasikan dan di jabarkan ke dalam tujuan sasaran dan strategi kebijakan dan program-program pembangun daerah yang akan dijalani selama satu periode kepemimpinan," kata Zainuddin
Bupati Zainuddin juga menyampaikan bahwa RPJMD sangat penting dilaksanakan, karena merupakan sebuah subsistem kesatuan dari sistem pembangunan nasional.
Lebih jauh Zainuddin mengungkapkan, RPJMD yang sedang disusun saat ini merupakan RPJMD yang penuh tantangan. Oleh karena itu, Musrenbang tersebut sangat penting untuk diikuti.
"Musrenbang adalah forum terhormat milik bersama. Maka dari itu sampaikanlah gagasan saran yang positif dan konstruktif untuk kemajuan Kabupaten Bulukumba" ujar Zainuddin.
Tak lupa Zainuddin berpesan pada Musrenbang yang dilaksanakan pada hari ini supaya dapat dijadikan momentum yang orientasinya dapat memahami kehendak rakyat.
Dalam Musrenbang yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kabupaten Bulukumba tersebut juga dihadiri beberapa anggota dewan dan Ketua Komisi B DPRD Bulukumba Kahar Muslim, selain itu juga hadir Muspida Kabupaten, kepala SKPD, dan utusan LSM.
(RCA 102,5 FM Bulukumba)
‘Pertarungan’ Toko Kelontong & Minimarket
Instan, bersih dan lebih bergengsi menjadi deretan alasan mengapa masyarakat lebih menyukai berbelanja di minimarket dibandingkan dengan toko kelontong ataupun warung. Tetapi, fenomena menjamurnya minimarket yang seakan ‘menjemput bola’ ternyata tidak menyurutkan eksistensi mereka. Laksana Legenda David dan Goliath, pertarungan eksistensi antara minimarket dan toko kelontong atau warung pun sepertinya akan berlangsung lama dan seru.
Minimarket, Keperkasaan Sang Goliath
Minimarket benar-benar menggurita ke setiap sudut kota Makassar. Permukiman padat penduduk menjadi target lokasi ideal. Minimarket menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini disebabkan lokasi minimarket kini lebih dekat dengan masyarakat luas. Sehingga tak mengherankan pertumbuhan gerai-gerai minimarket di berbagai daerah di Indonesia melonjak tajam.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Benjamin Mailool di sebuah media nasional menjelaskan, pertumbuhan minimarket lebih tinggi diban-dingkan hipermarket dan supermarket merupakan hal wajar. Pasalnya, investasinya murah, lokasinya fleksibel, pertumbuhan franchise itu bisa dikembangkan oleh semua orang. Minimarket dibutuhkan oleh masyarakat karena pola konsumsi yang sedikit demi sedikit mulai berubah.
Lembaga riset Nielsen mencatat, pertumbuhan minimarket sepanjang 2010 lalu meningkat 42 persen menjadi 16.922 unit dibanding tahun sebelumnya sebesar 11.927 unit. Saat ini di seluruh Indonesia minimarket nyaris me-nembus angka 17 ribu. Data Nielsen juga menunjukkan toko atau pasar tradisional di kota besar dan pedesaan menurun masing-masing 2 - 4 persen di 2010.
Di Makassar sendiri saat ini sudah terdapat 83 minimarket yang mengantongi izin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Alfamart merupakan peritel dengan jumlah izin terbanyak mencapai 46 gerai.
Dalam hal berbelanja, konsumen mulai mencari pengalaman berbelanja yang lebih. Kenyamanan pada saat berbelanja juga disinyalir mempengaruhi perilaku belanja kosumen. Tantangan bagi peritel melakukan pembenahan dalam hal kualitas layanan dan kebersihan dari gerai tempatnya berdagang.
Masih berdasarkan data Nielsen, pada saat ini, total jumlah toko di Indonesia mencapai 2,524 juta gerai. Sebesar 57 persen di antaranya masih terkonsentrasi di pulau Jawa, sedangkan 22 persen di Sumatera dan 21 persen di pulau lainnya. “Jumlah toko di Indonesia tertinggi kedua setelah India. Di ASEAN, jumlah toko Indonesia tertinggi.
Keberadaan minimarket mau tidak mau memang kita butuhkan. Harga yang lebih murah untuk beberapa produk, nyaman, dan lengkap juga tentu menjadi alasan kita untuk berbelanja di sana. Kita memang butuh minimarket. Namun, kita bisa berbagi belanja borongan kita saat gajian, dengan juga menyisihkan beberapa persen untuk berbelanja di toko kelontong. Persentasenya tentu proporsional dalam jumlah yang tidak terlalu kecil.
Toko Kelontong & Warung, ‘Kecil-Kecil Cabe Rawit’
Ditengah gempuran kehadiran minimarket yang membawa berbagai kelebihan ternyata toko kelontong dan warung masih mampu eksis. Kecil-kecil cabe rawit mungkin istilah yang patut disematkan pada keberadaan mereka, yang meskipun bentuk, omzet dan lokasinya kecil tetapi tetap mampu berdiri dan memiliki pelanggan-pelanggan yang loyal.
Eksistensi mereka didukung pula oleh loyalitas konsumen yang tetap memilih berbelanja di toko kelontong dan warung dibandingkan dengan minimarket. Maya misalnya, seorang mahasiswa di perguruan tinggi swasta yang lebih menyukai berbelanja kebutuhan dasar di warung daripada minimarket. Alasannya sederhana, harga yang kompetitif, kelengkapan barang dan lokasinya yang berada dekat dari tempat tinggalnya menjadi alasan utama.
“Jika dibandingkan dengan minimarket, beberapa barang di warung dan toko kelontong lebih murah dan juga ukuran produknya lebih beragam. Misalnya saja untuk shampoo yang memiliki beragam ukuran hingga yang sachet dapat dengan mudah kita beli di warung, sebab tidak mungkin hanya untuk se-sachet shampoo saja kita mesti ke minimarket,” paparnya. Ditambahkannya pula, bahwa jika di warung dirinya tak perlu bersusah payah mencari barang sebab si pemilik warung akan dengan senang hati mengambilkan.
Hanya saja, wanita berkerudung ini juga sekali-kali berbelanja di minimarket untuk membeli barang-barang yang tidak tersedia di warung, misalkan buah dan makanan segar. Se-bagai salah satu konsumen loyal toko kelontong dan warung, dirinya berharap agar pemerintah dapat lebih menertibkan kehadiran minimarket agar tidak menggerus keberadaan para pedagang kecil.
Hal berbeda diungkapkan oleh Nurbaya, pemilik toko kelontong dibilangan Abdullah Daeng Sirua. Menurutnya keberadaan minimarket bukan menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup toko kelontongnya. Dicontohkannya bahwa sejak kehadiran minimarket beberapa bulan belakangan ini jumlah omzet dan pelanggannya tidak mengalami penurunan, jikapun ada jumlahnya tidaklah begitu besar.
“Bahkan pernah ada satu minimarket yang menawari saya untuk mengubah toko saya menjadi minimarket dengan pembiayaan dan iming-iming kelebihan tertentu, tetapi saya tidak tertarik. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan kami sebagai toko kelontong pun ternyata dilirik oleh manajemen minimarket,” ujar ibu enam orang anak ini. Ditambahkannya pula bahwa keberadaan minimarket bukanlah sebagai pesaing tetapi lebih kepada partner, yang mana dapat sebagai pembanding harga bagi masyarakat. “Dengan adanya minimarket dapat dijadikan sebagai pembanding bagi masyarakat, oleh karenanya kami senantiasa menjaga harga barang dibawah dari harga yang ditawarkan oleh minimarket, tanpa adanya penurunan keuntungan dan omzet,” tutupnya.
Zonasi Minimarket Akan Diatur Pemkot
Menjamurnya ritel minimarket di Makassar sejak tahun lalu ternyata menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah kota yang akan mengatur bisnis ini setelah menerbitkan izin atas 83 unit usaha minimarket. Pengaturan atau zonasi ini sesuai dengan Peraturan Daerah No. 15/2009 tentang Perlindungan Pasar Tradisional. Namun, saat ini penentuan zonasi ini masih dikaji dan dikoordinasikan dengan beberapa dinas terkait. Zonasi ini akan memuat radius minimarket dan pengkalsifikasian peritel baik kecil, sedang dan besar dalam satu kawasan tertentu di kota ini. Diusahakan zonasi ini akan diterbitkan ditahun ini juga.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Makassar, Suwiknyo Hardjo mengungkapkan bahwa keberadaan minimarket dikota ini ternyata turut memberi dampak positif terhadap pengendalian inflasi, karena bila barang kebutuhan pokok di daerah tiba-tiba menurun maka minimarket memiliki peran dalam menjaga stabilitas harga. Disamping itu, juga dapat menyerap banyak tenaga kerja bahkan mampu membantu peritel lokal dari sisi suplai barang.
(Sumber : www.makassarkota.go.id).
PERATURAN
Posisi minimarket berdasarkan Peraturan Menteri perdagangan RI Nomor : 53/M-DAG/PER/12/2008 tertanggal 12 Desember 2008.
Dijelaskan bahwa Usaha Toko Modern dengan modal dalam negeri 100% adalah:
a. Minimarket dengan luas lantai penjualan kurang dari 400 m2.
b. Supermarket dengan luas lantai penjualan kurang dari 1.200 m2.
c. Department Store dengan luas lantai penjualan kurang dari 2.000 m2.
Dengan aturan itu, maka supermarket yang luasnya 1.200 m2 ke atas boleh dimiliki asing. Kriteria minimarket adalah pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha di bidang Minimarket melalui satu kesatuan manajemen dan sistem pendistribusian barang ke outlet yang merupakan jaringannya.
Batasan luas lantai penjualan Toko Modern adalah sebagai berikut:
a. Minimarket, kurang dari 400 m2.
b. Supermarket, 400 m2 sampai dengan 5.000 m2
c. Hypermarket, lebih dari 5.000 m2.
d. Department Store, lebih dari 400 m2.
e. Perkulakan, lebih dari 5.000 m2.
Pendirian Minimarket baik yang berdiri sendiri maupun yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan atau bangunan lain wajib memperhatikan:
1. Kepadatan penduduk
2. Perkembangan pemukiman baru
3. Aksesibilitas wilayah (arus lalu lintas)
4. Dukungan / ketersediaan infrastruktur dan
5. Keberadaan Pasar Tradisional dan warung/toko diwilayah sekitar
yang lebih kecil daripada Minimarket tersebut.
Pendirian Minimarket diutamakan untuk diberikan kepada pelaku usaha yang domisilinya sesuai dengan lokasi Minimarket dimaksud. (Makassar Terkini)
Minimarket, Keperkasaan Sang Goliath
Minimarket benar-benar menggurita ke setiap sudut kota Makassar. Permukiman padat penduduk menjadi target lokasi ideal. Minimarket menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini disebabkan lokasi minimarket kini lebih dekat dengan masyarakat luas. Sehingga tak mengherankan pertumbuhan gerai-gerai minimarket di berbagai daerah di Indonesia melonjak tajam.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Benjamin Mailool di sebuah media nasional menjelaskan, pertumbuhan minimarket lebih tinggi diban-dingkan hipermarket dan supermarket merupakan hal wajar. Pasalnya, investasinya murah, lokasinya fleksibel, pertumbuhan franchise itu bisa dikembangkan oleh semua orang. Minimarket dibutuhkan oleh masyarakat karena pola konsumsi yang sedikit demi sedikit mulai berubah.
Lembaga riset Nielsen mencatat, pertumbuhan minimarket sepanjang 2010 lalu meningkat 42 persen menjadi 16.922 unit dibanding tahun sebelumnya sebesar 11.927 unit. Saat ini di seluruh Indonesia minimarket nyaris me-nembus angka 17 ribu. Data Nielsen juga menunjukkan toko atau pasar tradisional di kota besar dan pedesaan menurun masing-masing 2 - 4 persen di 2010.
Di Makassar sendiri saat ini sudah terdapat 83 minimarket yang mengantongi izin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Alfamart merupakan peritel dengan jumlah izin terbanyak mencapai 46 gerai.
Dalam hal berbelanja, konsumen mulai mencari pengalaman berbelanja yang lebih. Kenyamanan pada saat berbelanja juga disinyalir mempengaruhi perilaku belanja kosumen. Tantangan bagi peritel melakukan pembenahan dalam hal kualitas layanan dan kebersihan dari gerai tempatnya berdagang.
Masih berdasarkan data Nielsen, pada saat ini, total jumlah toko di Indonesia mencapai 2,524 juta gerai. Sebesar 57 persen di antaranya masih terkonsentrasi di pulau Jawa, sedangkan 22 persen di Sumatera dan 21 persen di pulau lainnya. “Jumlah toko di Indonesia tertinggi kedua setelah India. Di ASEAN, jumlah toko Indonesia tertinggi.
Keberadaan minimarket mau tidak mau memang kita butuhkan. Harga yang lebih murah untuk beberapa produk, nyaman, dan lengkap juga tentu menjadi alasan kita untuk berbelanja di sana. Kita memang butuh minimarket. Namun, kita bisa berbagi belanja borongan kita saat gajian, dengan juga menyisihkan beberapa persen untuk berbelanja di toko kelontong. Persentasenya tentu proporsional dalam jumlah yang tidak terlalu kecil.
Toko Kelontong & Warung, ‘Kecil-Kecil Cabe Rawit’
Ditengah gempuran kehadiran minimarket yang membawa berbagai kelebihan ternyata toko kelontong dan warung masih mampu eksis. Kecil-kecil cabe rawit mungkin istilah yang patut disematkan pada keberadaan mereka, yang meskipun bentuk, omzet dan lokasinya kecil tetapi tetap mampu berdiri dan memiliki pelanggan-pelanggan yang loyal.
Eksistensi mereka didukung pula oleh loyalitas konsumen yang tetap memilih berbelanja di toko kelontong dan warung dibandingkan dengan minimarket. Maya misalnya, seorang mahasiswa di perguruan tinggi swasta yang lebih menyukai berbelanja kebutuhan dasar di warung daripada minimarket. Alasannya sederhana, harga yang kompetitif, kelengkapan barang dan lokasinya yang berada dekat dari tempat tinggalnya menjadi alasan utama.
“Jika dibandingkan dengan minimarket, beberapa barang di warung dan toko kelontong lebih murah dan juga ukuran produknya lebih beragam. Misalnya saja untuk shampoo yang memiliki beragam ukuran hingga yang sachet dapat dengan mudah kita beli di warung, sebab tidak mungkin hanya untuk se-sachet shampoo saja kita mesti ke minimarket,” paparnya. Ditambahkannya pula, bahwa jika di warung dirinya tak perlu bersusah payah mencari barang sebab si pemilik warung akan dengan senang hati mengambilkan.
Hanya saja, wanita berkerudung ini juga sekali-kali berbelanja di minimarket untuk membeli barang-barang yang tidak tersedia di warung, misalkan buah dan makanan segar. Se-bagai salah satu konsumen loyal toko kelontong dan warung, dirinya berharap agar pemerintah dapat lebih menertibkan kehadiran minimarket agar tidak menggerus keberadaan para pedagang kecil.
Hal berbeda diungkapkan oleh Nurbaya, pemilik toko kelontong dibilangan Abdullah Daeng Sirua. Menurutnya keberadaan minimarket bukan menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup toko kelontongnya. Dicontohkannya bahwa sejak kehadiran minimarket beberapa bulan belakangan ini jumlah omzet dan pelanggannya tidak mengalami penurunan, jikapun ada jumlahnya tidaklah begitu besar.
“Bahkan pernah ada satu minimarket yang menawari saya untuk mengubah toko saya menjadi minimarket dengan pembiayaan dan iming-iming kelebihan tertentu, tetapi saya tidak tertarik. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan kami sebagai toko kelontong pun ternyata dilirik oleh manajemen minimarket,” ujar ibu enam orang anak ini. Ditambahkannya pula bahwa keberadaan minimarket bukanlah sebagai pesaing tetapi lebih kepada partner, yang mana dapat sebagai pembanding harga bagi masyarakat. “Dengan adanya minimarket dapat dijadikan sebagai pembanding bagi masyarakat, oleh karenanya kami senantiasa menjaga harga barang dibawah dari harga yang ditawarkan oleh minimarket, tanpa adanya penurunan keuntungan dan omzet,” tutupnya.
Zonasi Minimarket Akan Diatur Pemkot
Menjamurnya ritel minimarket di Makassar sejak tahun lalu ternyata menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah kota yang akan mengatur bisnis ini setelah menerbitkan izin atas 83 unit usaha minimarket. Pengaturan atau zonasi ini sesuai dengan Peraturan Daerah No. 15/2009 tentang Perlindungan Pasar Tradisional. Namun, saat ini penentuan zonasi ini masih dikaji dan dikoordinasikan dengan beberapa dinas terkait. Zonasi ini akan memuat radius minimarket dan pengkalsifikasian peritel baik kecil, sedang dan besar dalam satu kawasan tertentu di kota ini. Diusahakan zonasi ini akan diterbitkan ditahun ini juga.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Makassar, Suwiknyo Hardjo mengungkapkan bahwa keberadaan minimarket dikota ini ternyata turut memberi dampak positif terhadap pengendalian inflasi, karena bila barang kebutuhan pokok di daerah tiba-tiba menurun maka minimarket memiliki peran dalam menjaga stabilitas harga. Disamping itu, juga dapat menyerap banyak tenaga kerja bahkan mampu membantu peritel lokal dari sisi suplai barang.
(Sumber : www.makassarkota.go.id).
PERATURAN
Posisi minimarket berdasarkan Peraturan Menteri perdagangan RI Nomor : 53/M-DAG/PER/12/2008 tertanggal 12 Desember 2008.
Dijelaskan bahwa Usaha Toko Modern dengan modal dalam negeri 100% adalah:
a. Minimarket dengan luas lantai penjualan kurang dari 400 m2.
b. Supermarket dengan luas lantai penjualan kurang dari 1.200 m2.
c. Department Store dengan luas lantai penjualan kurang dari 2.000 m2.
Dengan aturan itu, maka supermarket yang luasnya 1.200 m2 ke atas boleh dimiliki asing. Kriteria minimarket adalah pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha di bidang Minimarket melalui satu kesatuan manajemen dan sistem pendistribusian barang ke outlet yang merupakan jaringannya.
Batasan luas lantai penjualan Toko Modern adalah sebagai berikut:
a. Minimarket, kurang dari 400 m2.
b. Supermarket, 400 m2 sampai dengan 5.000 m2
c. Hypermarket, lebih dari 5.000 m2.
d. Department Store, lebih dari 400 m2.
e. Perkulakan, lebih dari 5.000 m2.
Pendirian Minimarket baik yang berdiri sendiri maupun yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan atau bangunan lain wajib memperhatikan:
1. Kepadatan penduduk
2. Perkembangan pemukiman baru
3. Aksesibilitas wilayah (arus lalu lintas)
4. Dukungan / ketersediaan infrastruktur dan
5. Keberadaan Pasar Tradisional dan warung/toko diwilayah sekitar
yang lebih kecil daripada Minimarket tersebut.
Pendirian Minimarket diutamakan untuk diberikan kepada pelaku usaha yang domisilinya sesuai dengan lokasi Minimarket dimaksud. (Makassar Terkini)
Kepala Bagian Pemdeskel Pemkab Selayar, Prioritas Benahi Sektor Pelayanan Publik
Written By Indonesia 24 Jam on Kamis, 21 April 2011 | 4/21/2011 05:51:00 PM
Menjadi penanggungjawab pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan jabatan eselon II, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kelurahan (PMD Pemdeskel) Kabupaten Kepulauan Selayar, bukanlah hal sulit bagi sosok Kak Anto,pria yang dikenal sangat ramah terhadap sesama, pasalnya selama berkarir dilingkup Pemerintahan Kabupaten Kepulaua Selayar dalam kurun waktu kurang lebih 15 tahun terakhir, lebih banyak mendapat kepercayaan atasannya untuk mengelola dan menata jajaran pemerintahan kelurahan dan kecamatan. Dan yang terakhir sebelum di tetapkan sebagai nakhoda di Pemdes ini, Kak Anto menjabat Kepala Kecamatan Bontomanai selama kurang lebih 10 tahun lamanya, hingga sampai saat ini, bila bertemu dengan warga yang asalnya dari wilayah kecamatan Bontomanai, kerap masih dipanggil Pak Camat.
Sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kelurahan (PMD Pemdeskel) yang baru bertugas kurang lebih 3 bulan, tidak terlalu sulit dan bukan merupakan sebuah kendala bila dirirnya membutuhkan waktu untuk mengenal seluruh bagian dan bidang bidang pembantu tugas pemerintahan desa dan kelurahan ini. maka peran saya tetap akan berhubungan dengan masyarakat. Hanya saja birokrasinya sudah lebih banyak bersentuhan langsung para camat, kepala kelurahan dan kepala desa se Kabupaten Kepulauan Selayar.
Tugas utama Badan PMD Pemdeskel, adalah bagaimana memberdayakan masyarakat desa dan kelurahan serta membangun komunikasi dengan SKPD terkait dan tentunya terpenting harus lebih banyak berkordinasi dengan para camat, kades dan lurah.
Dari SKPD yang terkait itulah, kita akan lihat dari sektor mana masyarakat akan mendapat pemberdayaan, kalau menyangkut sektor perikanan, maka Dinas Kelauatan dan Perikanan kita koordinasikan serta jika itu sektor pertanian, maka Dinas Pertanian dan Perkebunan jalur koordinasinya termasuk yang berhubungan dengan kelembagaan lain.
Kebiasaan Kak Anto berbaur dengan para staf kantor camat Bontomanai dan seringnya Kak Anto turun langsung ke tengah tengah warganya, membuat dirinya tidak merasa canggung berbaur pada staf dan jajaran kantor barunya. Boleh di kata, dalam waktu yang masih sangat singkat dijalaninya sebagai pejabat di kantor Pemdes Kabupaten Kepulauan Selayar ini bukanlah sebuah penghalang untuk mengenal dan mengetahui bawahannya. Cukup terasa asing memang pada awalnya, namun dengan segala pengalaman sebagai pemimpin wilayah pemerintahan dan kerendahan hati yang dimiliknya membuat 99% pns yang berada di jajaran staf Pemdes sangat merasa dekat dengan atasannya. Ditambah lagi kak Anto tidak memperlihatkan sebuah gelagat yang antinya akan membuat dirinya merasa sombong dengan jabatannya. Bisa di lihat di depan ruangan tunggu Kepala Pemdes ini, setiap harinya yang ramai adalah staf dan tenaga honor yang belum beraktivitas bila pagi hari atau bagi staf yang istirahat mencari angin. Mereka nampak tidak seperti perilaku bawahan yang hanya takut saat atasan berada di depan mereka. malah sejumlah staf mengaku sangat segan karena sikap atasan barunya yang sangat menghormati bawahannya. kalau yang lalu Pak, tidak seperti ini, kami takut dan kadang salting saat berpapasan, maklum saja beliau yang lalu itu, sangat sabar. kalau Pak Alifianto, juga sabar akan tetapi sombereki, ujar Anca kepada Media ini.
Program pemberdayaan bagi masyarakat desa dan kelurahan, salah satunya adalah PNPM Mandiri Pedesaan, tetapi arahnya untuk kepentingan umum bukan kebutuhan perorangan. Untuk tahun 2011, dari 11 kecamatan yang ada, Kabupaten Kepulauan Selayar hanya mendapat alokasi anggaran dari PNPM MP untuk dua kecamatan, akan tetapi untuk pemerataan kemungkinan semua kecamatan akan diatur, agar program ini semuanya menyentuh.
Dengan adanya peningkatan anggaran untuk Alokasi Dana Desa (ADD) pada tahun anggaran 2011 ini, maka secara otomatis kegiatan pemerintah desa juga akan meningkat.
Perlu diketahui bahwa dalam pengalokasian ADD semua desa, maka Pemkab Kepulauan Selayar, sekaligus menjadi kabupaten pertama yang mengalokasikan anggarannya ke desa, sebesar 10 % dari DAU yang diterima.
Kita hanya mengharapkan dukungan berbagai kalangan terutama kalangan masyarakat umum, agar mendukung pemerintah yang ada. Kalau tidak maka tentu semua program tidak akan terwujud sempurna.
Pengurus Pramuka Kwarcab Selayar Diduga Selewengkan Dana Bansos
Written By Indonesia 24 Jam on Selasa, 19 April 2011 | 4/19/2011 02:06:00 AM
Dugaan Praktek Korupsi Dalam Kepengurusan Pramuka Kwarcab Selayar terjadi di saat BPK saat ini melakukan pemeriksaan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Memang tidak berhubungan namun informasi mengenai adanya dana Bansos sebanyak 50 Juta kepada Kwarcab Pramuka diduga telah diselewengkan.
Hingga saat ini penggunaan dana bantuan sosial dalam pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diberikan kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten kepulauan Selayar senilai 50 juta rupiah oleh Pemkab Kepulauan Selayar tahun 2008 masih terus dipertanyakan, apakah dana tersebut dikembalikan atau dana tersebut di salah gunakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab” ujar H.Ambo Rappe salah seorang senior dalam kepengurusan Kwartir cabang Pramuka Selayar. Pasalnya saya merasa turut bertanggungjawab bila hal ini disalah gunakan karena yang menyusun proposal adalah saya sendiri dan memang tujuannya adalah KMD sesuai petunjuk dan rencana program, namun entah bagaimana, khabar pencairan dana tersebut hingga saat ini saya sendiri tidak tahu diapakan oleh pengurus Kwarcab Selayar. Setahu saya KMD selama 2 tahun terakhir ini tidak pernah terlaksana, sehingga saya terus menerus menanyakan hal, dikemanakan dana tersebut, ujar H.Ambo Rappe yang juga adalah mantan panitera pengadilan Negeri Selayar selama 36 tahun. Bicara prosudure, saya makin bingung bila kemudian ada penggunaan anggaran ini selain apa yang tertera dalam proposal yang saya buat, dan Bapak Bupati telah memberikan bantuan tersebut sebesar 50 juta rupiah untuk hal dimaksud dalam proposal, jadi tidak ada alasan untuk mengalihkan dana tersebut karena bisa saja di sebut penyelewengan anggaran, ujar H.Ambo. Sementara itu dari hasil penelusuran media ini dan hasil konfirmasi ke nara sumber yang tidak mau di sebut namanya membenarkan hal ini dan malah pernah menawarkan kepada H.Ambo Rappe sebagi senior dalam kepanduan selayar untuk melaporkan hal ini ke pihak berwajib. Namun H.Ambo tidak merespon dengan alasan akan membuat malu dunia kepanduan Selayar yang selama 5 tahun terakhir tidak pernah dilaksanakan rapat kerja dan tidak pernah dilaksanakan penyusunan program kerja, sehingga sejumlah kegiatan yang digelar kwarcab Selayar hingga saat ini belum ada pelaporan ke Kwarda Sulawesi Selatan. Ini merupakan presenden buruk bagi dunia Kepramukaan Selayar. Mudahan mudahan ketua Kwarda Pramuka Sulsel tidak mendengar informasi tentang kwarcab Selayar yang tidak mempunyai program kerja dan manajemen buruk selama beberapa tahun terakhir. Sementara itu juga kami mendapat informasi tambahan bahwa hal ini telah dilaporkan kepada Bapak Bupati Selayar sebagai ketua Mabicab Pramuka Selayar sekaitan adanya bantuan sosial untuk organisasi kepada Pramuka senilai 50 juta yang tidak dilaksanakan sementara dananya juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Apabedanya mengalihkan dan menyelewengkan
Hingga saat ini penggunaan dana bantuan sosial dalam pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diberikan kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten kepulauan Selayar senilai 50 juta rupiah oleh Pemkab Kepulauan Selayar tahun 2008 masih terus dipertanyakan, apakah dana tersebut dikembalikan atau dana tersebut di salah gunakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab” ujar H.Ambo Rappe salah seorang senior dalam kepengurusan Kwartir cabang Pramuka Selayar. Pasalnya saya merasa turut bertanggungjawab bila hal ini disalah gunakan karena yang menyusun proposal adalah saya sendiri dan memang tujuannya adalah KMD sesuai petunjuk dan rencana program, namun entah bagaimana, khabar pencairan dana tersebut hingga saat ini saya sendiri tidak tahu diapakan oleh pengurus Kwarcab Selayar. Setahu saya KMD selama 2 tahun terakhir ini tidak pernah terlaksana, sehingga saya terus menerus menanyakan hal, dikemanakan dana tersebut, ujar H.Ambo Rappe yang juga adalah mantan panitera pengadilan Negeri Selayar selama 36 tahun. Bicara prosudure, saya makin bingung bila kemudian ada penggunaan anggaran ini selain apa yang tertera dalam proposal yang saya buat, dan Bapak Bupati telah memberikan bantuan tersebut sebesar 50 juta rupiah untuk hal dimaksud dalam proposal, jadi tidak ada alasan untuk mengalihkan dana tersebut karena bisa saja di sebut penyelewengan anggaran, ujar H.Ambo. Sementara itu dari hasil penelusuran media ini dan hasil konfirmasi ke nara sumber yang tidak mau di sebut namanya membenarkan hal ini dan malah pernah menawarkan kepada H.Ambo Rappe sebagi senior dalam kepanduan selayar untuk melaporkan hal ini ke pihak berwajib. Namun H.Ambo tidak merespon dengan alasan akan membuat malu dunia kepanduan Selayar yang selama 5 tahun terakhir tidak pernah dilaksanakan rapat kerja dan tidak pernah dilaksanakan penyusunan program kerja, sehingga sejumlah kegiatan yang digelar kwarcab Selayar hingga saat ini belum ada pelaporan ke Kwarda Sulawesi Selatan. Ini merupakan presenden buruk bagi dunia Kepramukaan Selayar. Mudahan mudahan ketua Kwarda Pramuka Sulsel tidak mendengar informasi tentang kwarcab Selayar yang tidak mempunyai program kerja dan manajemen buruk selama beberapa tahun terakhir. Sementara itu juga kami mendapat informasi tambahan bahwa hal ini telah dilaporkan kepada Bapak Bupati Selayar sebagai ketua Mabicab Pramuka Selayar sekaitan adanya bantuan sosial untuk organisasi kepada Pramuka senilai 50 juta yang tidak dilaksanakan sementara dananya juga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Apabedanya mengalihkan dan menyelewengkan
Bentrok Warga dan TNI di Desa Sestrojenar
Written By Indonesia 24 Jam on Senin, 18 April 2011 | 4/18/2011 02:04:00 PM
Mabes TNI : Tindakan TNI Sesuai Prosedur
Dalam release yang diterima Redaksi Elshinta.Com, Senin (18/4) via email dijelaskan bentrokan berawal dari sejumlah massa sekitar 100 orang warga desa Sestrojenar Kecamatan Bulus Pesantren Kabupaten Kebumen, dengan senjata tajam dan pentungan, menghadang dan menghalangi rombongan Mabes TNI AD yang menuju Dislitbangad selesai meninjau latihan menembak di desa Ambal. Anggota TNI dari Dislitbangad berusaha untuk menghalau agar massa tidak melakukan penghadangan. Warga tersebut melakukan protes mengenai lahan sengketa di desa mereka yang dijadikan tempat latihan menembak. Atas protes tersebut, sebenarnya TNI AD sudah memindahkan latihan menembak ke Desa Ambal dan juga ke daerah Lumajang Jawa Timur, sehingga tidak ada lagi latihan menembak di desa yang dipersengketakan.
Namun karena kurangnya komunikasi, warga setempat tetap berunjuk rasa secara anarkis dengan memblokade jalan menuju Dislitbangad, bahkan merobohkan gapura dan antena pemancar milik Dislitbangad. Menghadapi hal tersebut, prajurit TNI AD masih tetap berupaya menenangkan massa secara persuasif, namun tetap tidak diindahkan oleh massa. Melihat situasi protes yang semakin anarkis dan membahayakan prajurit serta keamanan Markas Dislitbangad, prajurit TNI AD mengambil langkah sesuai prosedur yaitu memberikan tembakan peringatan ke atas namun tetap tidak dihiraukan, bahkan massa secara brutal menyerang aparat TNI AD, yang akhirnya terjadilah insiden bentrok yang mengakibatkan korban di kedua belah pihak.
Perlu diketahui bahwa lahan yang digunakan Dislitbangad tersebut sudah dikelola oleh TNI AD sejak jaman peninggalan Belanda, bahkan sejak tahun 1949 lahan tersebut sudah dijadikan tempat latihan menembak. Tetapi karena latihan menembak itu tidak setiap saat dilaksanakan, TNI AD memperbolehkan warga menanam palawija dan tanaman lainnya di lahan itu. Tetapi kemudian secara turun temurun, mereka menganggap lahan itu milik mereka. Sebaliknya, TNI AD merasa memiliki kewajiban untuk menjaga asset negara yang sudah digunakan selama puluhan tahun, karena itu TNI AD tetap mempertahankan lahan yang selama ini sudah digunakan bertahun-tahun. (www.elshinta.com/)
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Ketua Komite Normalisasi PSSI Agum Gumelar (tengah) bersama Ketua Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) Syahrial Damopoli (kanan)...












